Surat Kabar Umum OKU SATU bermarkas dì Kabupaten OKU Provinsi Sumatera Selatan. Surat kabar cetak tersebut perdana terbit pada 5 Juni 2023.
Media masa ini terbit satu Minggu dua kali. Yakni, Senin dan Kamis di tengah suburnya media online dì Bumi Sebimbing Sekundang.
Meski demikian, surat kabar tersebut masih eksis hingga saat ini (2026). Apalagi ruang lingkup pemasaranya bukan saja di Kabupaten OKU, tapi juga ke Kabupaten OKU Selatan, dan OKU Timur.
Manajemen OKU SATU sangat menyadari, melahirkan media cetak dì tengah gempuran media online dan media sosial adalah perjuangan berat.
Namun berdasarkan pengalaman, setiap media memiliki pasarnya masing-masing. Dan ini peluang yang berhasil dìtangkap kru OKU SATU.
Cikal Bakal OKU SATU
Lahirnya surat kabar OKU SATU berasal dari inisiasi seorang layouter surat kabar harian yang berada dì Kabupaten OKU Selatan Provinsi Sumatera Selatan.
Adalah M Latip, pria asal Kota Bengkulu yang sudah bergelut dengan dunia media massa sejak 2004 silam.
Sempat bergelut di dunia jurnalistik sebagai wartawan tulis selama bertahun-tahun, sebelumnya akhirnya berlabuh ke meja layouter.
Idenya membuat media massa ia utarakan dengan rekan sejawatnya, Imam Nuryadin salah satu wartawan tulis media lokal terbesar dì Kabupaten OKU yang resign pada Mei 2023.
Ide tersebut langsung dìtangkap. Kemudian, mengajak seorang wartawan tulis yang hobi motret, Mustofa yang juga sudah resign dari media masa lokal di OKU pada Mei 2023.
Jadilah tiga orang penggagas yang kemudian formasi dilengkapi dengan Nana Agustina sebagai bendahara dengan background bendahara perusahaan media.
Rencana tersebut juga diutarakan ke Wendra Tontowi, seorang mantan wartawan surat kabar lokal dan sempat membuka media online namun tumbang dì tahun 2022.
Sebagai orangtua sekaligus penengah untuk emosi para penggagas berdarah muda ini, lima orang ini soan ke mantan Pempred media harian lokal di OKU, Amar Darmono (Alm).
Gayung bersambut. Beliau mau mengiring semabri mengisi kesibukan dì masa pra pensiunnya di perusahaan media.
Juli 2025, Amar Darmono salah satu pendiri berpulang, setahun setelah pulang Umrah.
Ekspansi ke OKU Selatan dan OKU Timur.
Sebaran surat kabar umum OKU SATU merambah ke OKU Timur. Di sana dua wartawan hebat menggawanginya. Yakni Indra dan Dwi.
Kemudian di OKU Selatan ada beberapa wartawan yang disebar. Antara lain : Anto, Ria, Sudirman (Ranau), Mardiansyah (Pulau Beringin)
Rubrik OKU SATU
Secara umum rubrik OKU SATU sama seperti surat kabar harian. Bahasan yang kerap diulas antara lain : ekonomi, kriminal, politik, pemerintahan, sosial, budaya dan feature.
Rambah Media Online
Gempuran media online dì Kabupaten OKU tak luput dari pantauan manajemen OKU SATU.
Bersamaan terbit perdana pada 5 Juni 2023, Manajemen OKU Satu juga menyiapkan portal berita dengan link okusatu.id
Meski wajah baru, namun beberapa instansi di kota ini kerap menggandengnya untuk mempublikasikan kegiatan.
Salah satunya BPBD Kabupaten OKU yang kerap membagikan link portal berita terkait kebencanaan di daerah hingga ke nasional.
Tidak cukup sampai di situ, manajemen OKU SATU juga eksis dì dunia konten kreator.
Di kanal YouTube, OKU SATU memiliki rubrik Podcast Ngoceh atau Ngobrol Receh.
Dengan subscriber 12 ribu lebih, YouTube podcast Oku satu sudah banyak mendatangi para nara sumber.
Uniknya, podcast ini kerap melakukan perekaman dì tepi jalan. Salah satunya podcast di jembatan saat banjir Baturaja pada 2024 lalu. (*)
Media online dan media sosial
Website : www.okusatu.id
Youtuber Oku satu : Podcast Ngoceh
Facebook : Info Baturaja Terkini
Instagram : @okusatuid
Tagline :
Surat kabar umum OKU SATU (hadir memberi warna)
Okusatu.id (yakin Seru)