BPOM Bangun UPT di OKU, Bupati : Lahan Hibah Kami Siapkan
OKUSATU.ID– Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) berencana membangun Unit Pelayanan Terpadu (UPT) di Kabupaten OKU. Rencana tersebut disampaikan Sekretaris Utama (Sestama) BPOM Irjen Pol Jayadi kepada Bupati OKU H Teddy Meilwansyah.
Pendirian UPT BPOM di Kabupaten OKU, dikatakan Sestama BPOM Irjen Pol Jayadi merupakan UPT ketiga yang dibangun di Sumatera Selatan. Setelah Palembang dan Lubuklinggau.
“Pendirian BPOM di OKU untuk meluaskan layanan. Karena, sampai saat ini, hanya dua UPT BPOM yang melayani 17 kabupaten/kota di Sumsel, “ ujarnya kepada Bupati OKU.
Dibangunnya UPT BPOM di OKU, jelas dia, untuk memudahkan layanan di tiga kabupaten. Yakni, OKU, OKU Timur dan OKU Selatan.
Baca juga :
Dua Hari Ditelan Sungai Komering, Siswi SMP Ditemukan Ngapung
“Diharapkan UPT BPOM bisa mendampingi pelaku UMKM, dan SPPG, khususnya usaha bidang makanan, dan keamanan pangan, “ harapnya.
Persoalannya, untuk pembangunan UPT tersebut, BPOM belum memiliki lahan untuk mendirikan gedung tersebut. Hal ini memicu BPOM soan ke Bupati OKU.
“Kami harap, Pemkab OKU menghibahkan lahan untuk pendirian BPOM, “ imbuhnya.
Sementara itu, Bupati OKU H Teddy Meilwansyah merespon baik rencana pendirian UPT BPOM di Kabupaten OKU.
Baca juga :
Nekat Bolos Sekolah, Siswi 16 Tahun Digenjot 3 Pria di Banding Agung
Diduga Korsleting Gardu Listrik Hanguskan Rumah Panggung dì KPR
Menurut Bupati OKU, pendirian UPT BPOM di Kabupaten OKU sangat strategis, karena secara geografis, posisi Kabupaten OKU berada di tengah-tengah Provinsi Sumatera Selatan.
“Kami siapkan beberapa opsi lahan hibah. Salah satunya di belakang kantor Pemda OKU berdampingan dengan gedung Sekolah Rakyat, “ ujar Bupati.
Bupati berharap, pembangunan gedung tersebut dapat segera direalisasikan, supaya bisa dirasakan masyarakat manfaatnya.
“Kami sangat bangga jika UPT BPOM dibangun di OKU, “ tandasnya. (13)












