Kabar soal kembalinya Shin Tae-yong ke Indonesia akhirnya terjawab sudah. Setelah ramai jadi perbincangan publik, kini semuanya resmi diumumkan.
Pelatih asal Korea Selatan itu memang kembali ke Tanah Air. Namun, perannya kali ini bukan seperti yang dulu melekat kuat di benak pecinta sepak bola Indonesia.
Shin Tae-yong tidak lagi menangani tim nasional sepak bola 11 lawan 11. Ia justru dipercaya untuk menukangi Tim Nasional Mini Soccer Indonesia, sebuah cabang yang kini mulai berkembang dan mencuri perhatian.
Penunjukan ini dilakukan oleh Indonesia Football 7 Federation, yang menjadi induk pengelola kompetisi dan pembinaan sepak bola 7 lawan 7 di Indonesia.
Kembalinya Shin Tae-yong bukan sekadar nostalgia. Ia datang membawa misi baru, yakni mempersiapkan tim menghadapi ajang internasional bergengsi, Intercontinental Cup Italia 2026.
Di turnamen tersebut, Timnas Mini Soccer Indonesia akan bersaing dengan berbagai negara dalam format permainan yang berbeda dari sepak bola biasa.
Mini soccer menggunakan sistem 7 lawan 7, yang dikenal dengan tempo permainan cepat dan tekanan tinggi. Lapangan yang lebih sempit membuat setiap pemain harus aktif bergerak tanpa banyak waktu berpikir.
Situasi ini membuat peran pelatih menjadi sangat penting. Strategi harus dirancang lebih fleksibel, perubahan taktik harus cepat dilakukan, dan keseimbangan tim harus tetap terjaga sepanjang pertandingan.
Pengalaman panjang Shin Tae-yong di level internasional menjadi harapan besar. Ia dinilai mampu membawa perubahan dan meningkatkan kualitas permainan tim.
Langkah ini sekaligus menjadi babak baru dalam perjalanan kariernya di Indonesia. Dari sepak bola konvensional, kini ia mencoba peruntungan di dunia mini soccer yang terus berkembang.
Tak hanya bagi dirinya, kehadiran Shin Tae-yong juga diyakini bisa mendorong popularitas mini soccer di Indonesia semakin meningkat. ***






