HeadlineOKU RAYASumsel

Puluhan Pejabat Oku Timur Dirotasi, Wabup : Tidak Ada Alasan, Target Harus Ada

×

Puluhan Pejabat Oku Timur Dirotasi, Wabup : Tidak Ada Alasan, Target Harus Ada

Sebarkan artikel ini
Puluhan Pejabat Oku Timur Dirotasi, Wabup : Tidak Ada Alasan, Ada Target Harus Dilakuakan
Foto: Indra/idsumsel

Puluhan Pejabat Oku Timur Dirotasi, Wabup : Tidak Ada Alasan, Target Harus Ada

Oku Timur – Puluhan pejabat di Kabupaten OKU Timur kembali di rotasi. Sebanyak 57 pejabat, di antaranya pejabat eselon II, III dan IV.

Rinciannya : eselon II 1 orang, eselon III 18 orang, dan eselon IV 36 orang, serta 2 orang pengawas.

Salah satu OPD yang ikut gerbong rotasi yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Oku Timur. Yakni Kabid Kebudayaan M Ridwan yang kini menjabat Sekretaris DPPKB OKU Timur.

BACA JUGA RSUD Muaradua Dibangun 3 Lantai, Terus Digenjot! Target 2024 Rampung

Selanjutnya Kabid Paud di jabat Desty Tirtayana yang sebelumnya Kasi Peserta Didik dan Pembinaan Karakter Disdikbud OKU Timur.

Kemudian, Plt Kabid Paud Amir Mahmud kini menjabat Kabid Kebudayaan menggantikan M Ridwan yang menjadi Sekretaris DPPKB.

“Pelantikan ini adalah amanah untuk mendukung kemajuan organisasi, ” ujar Wabup Oku Timur HM Adi Nugraha Purna Yudha mengingatkan pejabat yang baru di lantik di ruang Bina Praja Oku Timur, Kamis 7 September 2023.

BACA JUGA Kabupaten OKU Borong Empat Penghargaan Dalam Sehari, Weh Keren Bingits Dah

Pelantikan sambungnya, merupakan hal biasa. Karena untuk menunjang kinerja dan memwujdukan visi misi Oku Timur.

“Segera sesuaikan diri di tempat tugas yang baru. Ada target yang harus di lakukan sesuai visi dan misi, ” pesannya.

Ia meminta pejabat yang baru di lantik itu, segera mempelajari tugasnya di tempat yang baru.

BACA JUGA Korban Tenggelam di Oku Timur Ditemukan, Tapi Nyawanya Sudah Lepas

“Tidak ada alasan orang baru, segera belajar dan sesuaikan diri, ” tegasnya.

Kepala BKPSDM Oku Timur Sutikman mengatakan, selain rotadi, pelantikan ini juga mengukuhkan pejabat. Karena ada beberapa perubahan nomenklatur OPD.

“Seperti BPPRD menjadi Bapenda, ” jelasnya. (gas)

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di Google News