Innalilahi, Satu Anak Meninggal Dunia Karena DBD
OKU SATU – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten OKU tahun 2023 dikabarkan menelan korban jiwa.
Yaitu DS, anak perempuan berusia 10 tahun warga Desa Bandar, Kecamatan Sosoh Buay Rayap.
DS meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama dua hari di salah satu rumah sakit di Baturaja.
Kadinkes OKU Dedy Wijaya dikonfirmasi membenarkan bila DBD telah menelan korban jiwa satu anak di Desa Bandar, Kecamatan Sosoh Buay Rayap.
“Sampai saat ini baru satu (korban,red) “ Kata Dedy.
Langkah yang dilakukan Dinas Kesehatan OKU melalui Puskesmas Penyandingan yaitu menyemprot atau fogging di sekitar rumah warga yang anaknya menjadi korban DBD.
“Penyemprotan sudah dilakukan beberapa waktu lalu,”ucapnya.
Selaian itu, masih kada Dedy, melakukan upaya pencegahan penularan DBD dengan cara memutus mata rantai penularan. Yakni dengan membunuh jentik nyamuk, menguras bak mandi, menutup lubang dan mengubur tempat penampungan air, Melakukan PHBS dan membagikan bubuk abate.
“Masyarakat yang ada keluhan demam segera ke fasilitas kesehatan,”pintanya.
Camat sosoh Buay Rayap Dini Justini juga membenarkan jika ada salah anak berjenis perempuan di Desa Bandar meninggal dunia diduga karena DBD.
Langkah yang sudah dilakukan, pihak Puskesmas didampingi pihak Kecamatan melaksanakan pemeriksaan jentik nyamuk disekitar 100 m dari rumah musibah dan melakukan fogging.
“Serta melakukan pemeriksaan terhadap beberapa warga sekitar yang mengalami gejala mirip dengan almarhumah. Untuk jelas dan rinciannya tolong konfirmasi dulu dengan Kepala Puskesmas ya Om,” pinta dini.(15)












