RIBER : _________________________________
- BGN butuh 6 juta peternak ayam petelur baru.
- Kebutuhan telur untuk SPPG meningkat seiring bertambahnya jumlah penerima manfaat
- Satu kali masak, SPPG menggunakan 3 ribu butir telur
OKUSATU.id – BGN membuka peluang bisnis baru untuk masyarakat di sektor pangan.
Peluang tersebut berkaitan dengan suplai bahan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sudah berjalan satu tahun terakhir.
Peluang bisnis tersebut berkaitan dengan penyediaan telur ayam untuk dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Ya, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengaku, kebutuhan telur ayam untuk lauk MBG sangat mendesak.
BACA JUGA :
Anunya Sakit, Borok Bapak Tiri Kebongkar, Pelaku Ditangkap, Korban Halangi Petugas
Apalagi di tahun ini, jumlah penerima manfaat meledak, sampai 55, 1 juta orang, belum lagi banyak lahirnya SPPG.
Dadan menyebut, kebutuhan MBG membutuhkan 6 juta peternak ayam petelur baru. Telur ayam dari peternak ini, nantinya memenuhi kebutuhan MBG.
“MBG butuh 6 juta peternak ayam petelur baru, minimalnya 1.500 peternak, ” ujarnya kepada awak media.
1.500 peternak ayam petelur baru ini, kata dia diharapkan mampu memenuhi kebutuhan telur untuk dapur MBG dua kali dalam satu minggu.
“Kebutuhannya sangat signifikan, ” ungkapnya.
BACA JUGA :
Banjir OKU Timur Terparah Setelah 23 Tahun, Sungai di OKI Dinormalisasi
Dijelaskan Dadan, satu SPPG memanfaatkan telur untuk dikonsumsi satu kali masak sebanyak 3 ribu butir.
Kemudian, 350 ekor ayam, 350 KG sayur, serta 450 liter susu.
Belum lagi kebutuhan beras mencapai 5 ton per bulan, dan buah pisang mencapai 1,5 ha per tahun.
“Hadirnya MBG ini ikut mendorong ekonomi lokal, ” terangnya. (13)












