Calon Siswa SMKN 1 OKU di Tes Buta Warna
Oku satu – Pendaftaran Seleksi penerimaan murid baru(SPMB) jenjang SMA/SMK jalur prestasi , domisili, afirmasi, mutasi ditutup 22 Mei 2025.
Tak terkecuali SMKN1 OKU. Di sekolah kejuruan ini sebanyak 288 pendaftar berkompetisi dalam perebutan kuota calon siswa baru tahun ajaran 2025-2026.
Menariknya, pendaftar khusus setiap calon Siswa jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi(TJKT) di tes buta warna saat mendaftar.
Sementara jurusan lain, tidak ada tes buta warna. Tes buta warna sendiri wajib didampingi oleh orangtuanya. Hal ini dilakukan agar orangtua mengetahui hasil anaknya saat tes buta warna.
Selanjutnya, bagi pendaftar yang gugur dalam seleksi karena buta warna, maka siswa tersebut disarankan untuk mengikuti tes jalur bakat dan minat.
“Ini aturan dalam juklak dan juknis spmb tahun ini”kata Plt kepada SMKN1 OKU Lukman kepada jurnalis oku satu.
Baca juga : 12 Wilayah di Sumsel Rawan Karhutlah, Wilayah Ini Wajib Waspada
PJU di Lubuk Raja Hanya jadi Pajangan
Tes buta warna bagi jurusan TJKT diwajibkan untuk membantu siswa jika nantinya akan kuliah keperguruan tinggi jurusan teknik.
Dimana, teknik berkaitan dengan perkabelan, sehingga harus bisa membedakan warna.
“Contoh di dunia telekomunikasi Jika salah kabel maka bahaya, makanya awal masuk kita tes buta warna”terangnya
Disebutkan Lukman ,siswa baru pada tahun ajaran 2025-2026 sebanyak 324 siswa yang diperuntukan 5 jurusan.
Masing-masing, TJKT 108 siswa, pemasaran (PM) ,36 siswa, MPLB 72 siswa, AKL 36 (siswa) dan DKV 36 siswa.
“Pendaftaran hasil seleksi spmb untuk jalur afirmasi dan dan prestasidiumumkan 24 mei 2025 mendatang”kata Lukman.
Pada spmb tahun ini, Lukman menegaskan akan menjalankan aturan yang berlaku. Hal ini dilakukan agar peserta yang diterima sesuai kuota yang ada.
“Intinya, kita ikuti prosedur yang ada”tandasnya.(15)












