HeadlinePendidikanSekolah

Dipaksa Bayar Rp1,3 Juta, Wali Murid: Perpisahan Anak Bikin Kami Menderita

×

Dipaksa Bayar Rp1,3 Juta, Wali Murid: Perpisahan Anak Bikin Kami Menderita

Sebarkan artikel ini

Dipaksa Bayar Rp1,3 Juta, Wali Murid: Perpisahan Anak Bikin Kami Menderita

OKU SATU – Sejumlah wali murid di salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kabupaten OKU mengeluh keras soal biaya perpisahan sekolah yang dinilai sangat memberatkan.

Pasalnya, setiap siswa diwajibkan membayar Rp1,3 juta untuk ikut acara perpisahan.

Wali murid mengaku pusing bukan main mencari uang. Salah satu orang tua siswa bahkan mengaku nyaris celaka di jalan karena stres memikirkan biaya tersebut.

“Hampir kecelakaan naik motor. Kepala saya mumet mikir dari mana cari duit buat perpisahan anak,” keluh seorang wali murid, Kamis (15/6).

Wajib Ikut, Tidak Boleh Absen

Yang lebih membuat resah, acara ini diwajibkan untuk semua siswa yang lulus tahun ini.

 Padahal tidak semua orang tua murid punya kemampuan ekonomi yang sama.

“Buat apa dipaksakan di hotel mewah? Yang orang kaya sih nggak masalah, tapi kami ini yang pas-pasan sampai bingung cari utangan,” tambahnya.

Biaya Rp1,3 juta itu disebut untuk sewa hotel, akomodasi, dan baju perpisahan.

Padahal sebelumnya, biaya sempat dibicarakan sebesar Rp970 ribu.

Namun entah kenapa, tiba-tiba naik menjadi Rp1,3 juta.

Rapat Sepi, Tapi Keputusan Diketok

Biaya ini katanya diputuskan lewat rapat wali murid. Tapi rapat itu hanya dihadiri segelintir orang. Sayangnya, keputusan itu tetap diberlakukan untuk semua siswa.

“Kami tidak hadir di rapat, tapi tetap kena beban bayar. Gimana ini? Rasa-rasanya kami dipaksa ikut,” ujar wali murid lain.

Masih Butuh Uang untuk Masuk Sekolah Baru

Masalah makin berat karena banyak orang tua juga harus menyiapkan biaya masuk sekolah lanjutan dan beli seragam. Sementara bantuan dari pemerintah belum juga turun.

“Anak saya dua masuk sekolah. Seragam belum ada. Bantuan belum jelas. Tapi sekarang sudah harus setor uang perpisahan. Berat, Mas,” katanya.

 

Harapan Wali Murid: Perpisahan Jangan Mewah, Tapi Bermakna

Wali murid berharap sekolah bisa lebih bijak dan mengadakan perpisahan yang sederhana, cukup di sekolah atau aula, tanpa harus menyewa hotel berbintang.

“Yang penting anak-anak senang, bukan tempatnya mewah. Jangan sampai bikin orang tua susah,” pungkasnya. ***

 

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di Google News