FKUB Muda OKU Dikukuhkan
OKU SATU- Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Muda Kabupaten OKU terbentuk. Hal itu sejalan dengan dikukuhkan nya anggota FKUB muda Periode 2024 – 2028 di salah satu hotel di Baturaja pada 10 September 2024.
Pengukuhan anggota FKUB muda OKU dilakukan oleh ketua FKUB OKU Indra Susanto.
Ketua pelaksana pengukuhan anggota FKUB muda OKU Prof. Dr.Ir Gribaldi, Msi, mengatakan, pengukuhan anggota FKUB Muda OKU dilakukan untuk menyiapkan kader muda dari lintas agama di OKU
sekaligus menyamakan persepsi tentang pentingnya menjaga kerukunan umat beragama menghadapi Pilkada Serentak tahun 2024.
“Tema kegiatan yang kita angkat adalah Masyarakat Rukun, OKU Aman, Zero Konflik, ”kata Gribaldi kepada jurnalis okusatu.
Dikatakan Gribaldi, Anggota FKUB muda OKU yang dikukuhkan sebanyak 15 orang yang berasal dari perwakilan lintas agama di OKU.
Seperti islam, kristen prostestan, kristen katolik, Budha dan Hindu.
Kemudian, Kehadiran FKUB muda yang notabenenya beranggotakan anak muda diharapkan dapat dengan mudah masuk untuk memberikan pemahaman akan pentingnya arti kerukunan umat beragama kepada generasi muda.
Selain itu yang tak kalah penting, FKUB muda sebagai sarana “Rebranding” dari “image” yang telah terekam di alam bawah sadar kita, bahwa kalau Bicara FKUB adalah tokoh-tokoh lintas agama yang senior, yang mungkin bagi sebagian anak muda menjadi hal yang tidak menarik atau bahkan segan, yang berimbas pada sulitnya doktrinisasi pemahaman tentang kerukunan umat beragama ini.
Dengan usia muda diharapkan pula akan banyak muncul ide-ide brilian yang inovatif dan kreatif dalam menjalankan roda organisasi dengan memanfaatkan teknologi informasi.
Sehingga dapat dengan mudah menjangkau segmen anak muda untuk membantu mewujudkan kerukunan umat beragama.
“FKUB muda juga diharapkan untuk turut berkontribusi dalam menjaga kondusifitas masyarakat pada pilkada serentak tahun 2024, melalui kegiatan-kegiatan positif yang dapat memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya kalangan anak muda dengan rasa optimis menunaikan hak konstitusionalnya sesuai dengan pilihan dan hati nurani masing-masing berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil (Luberjurdil)” harapnya.
Pj Bupati OKU diwakili H. Hasan HD, M.SE Asisten II Setda OKU dalam sambutannya mengatakan, banyak hal penting yang dapat dibahas dalam dialog lintas agama ini, terlebih saat ini di seluruh wilayah indonesia termasuk di kabupaten oku tengah disibukkan dengan hingar bingar pelaksanaan tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2024.
Yang dalam pelaksanaannya, kontestasi politik ini acap kali mengakibatkan masyarakat terpolarisasi, hal ini sebagai konsekwensi logis dari perbedaan pilihan dan dukungan.
Nah, belajar dari pengalaman pelaksanaan pilkada sebelumnya, banyak isu yang dimainkan oleh para kontestan dan pendukungnya untuk menarik simpati pemilih.
Salah satu diantaranya yang paling sensitif adalah isu suku, agama, ras, dan antar golongan (sara).
Kenapa isu sara ini sangat sensitif, karena jika salah dalam pemanfaatannya, maka akan memantik potensi konflik sosial yang cukup luas.
Oleh karena itu, saya sangat berharap sarasehan dan dialog tokoh lintas agama ini nantinya akan menghasilkan butir-butir kesepakatan atau paling tidak kiat-kiat bersama dalam upaya menjaga kerukunan dan keharmonisan umat beragama di kabupaten OKU, terlebih dalam menghadapi pilkada serentak tahun 2024, sehingga dapat berjalan dengan baik dan kondusif sesuai dengan tahapan yang telah ditetapkan.
“Mari bersama kita kawal pelaksanaan pilkada serentak di kabupaten oku dengan menjaga netralitas dan menjunjung tinggi semangat kebersamaan dan kerukunan. Tentu dengan kolaborasi dan sinergitas semua pihak sesuai kewenangan masing-masing, ”pesannya.
Selain pengukuhan anggota FKUB Muda OKU juga dirangkaikan dengan Sarasehan dan Dialog Tokoh Lintas Agama.
Sejumlah materi disuguhkan dalam kegiatan Sarasehan dan Dialog Tokoh Lintas Agama, seperti Peran Kejaksaan Dalam Mensukseskan Pilkada Serentak Tahun 2024 oleh Choirun Parapat, SH., MH Kajari OKU, Peran Polri dalam FKUB Menjelang Pilkada Serentak Tahun 2024 oleh Kompol Yulfikri, SH Wakapolres OKU.
Kemudian Peranan FKUB dalam Pemeliharaan Kerukunan Hidup Umat Beragama Oleh Dr. H. Muhammad Ali, S.Ag., M.Pd.I Kakan Kemenag OKU , dilanjutkan Sesi Diskusi dan Tanya Jawab.(15)








