OKU RAYASumsel

Hattrick, Dharmawan Irianto Bakal Gantikan Posisi A Tarmizi

×

Hattrick, Dharmawan Irianto Bakal Gantikan Posisi A Tarmizi

Sebarkan artikel ini
Sekda OKU Dharmawan Irianto dilantik dan diambil sumpah sebagai ketua dewan pengurus KORPRI masa bakti 2023-2028.

Baturaja Timur – Untuk kedua kalinya, Dharmawan Irianto gantikan posisi A Tarmizi. Pertama, Dharmawan Irianto gantikan posisi Achmad Tarmizi yang kala itu sebagai sekretaris Daerah (Sekda) OKU. Kedua, Dharmawan Irianto dilantik sebagai ketua dewan pengurus korps pegawai republik Indonesia (KORPRI) masa bakti 2023-2028.

Sebelumnya ketua dewan pengurus KORPRI sendiri dijabat oleh A Tarmizi selaku Sekda OKU.

Tak sampai disitu, Dharmawan pun rencananya akan kembali dilantik sebagai komisaris anggota pada BPR Baturaja.
Kursi komisaris anggota BPR Baturaja sebelumnya juga dijabat oleh A Tarmizi.

Untuk posisi komisaris anggota pada BPR baturaja saat ini masih proses seleksi oleh pansel.

Bila itu terjadi, maka Dharmawan Irianto, Hattrick akan gantikan posisi A Tarmizi. Pengukuhan/pelantikan dewan pengurus KORPRI kabupaten OKU masa bhakti 2023-2028 digelar pada 7 November 2023 di Abdi Praja.

Pelantikan/pengukuhan dipimpin oleh Hj. Nora Elisya, SH, MM selaku sekretaris pengurus korpri Provinsi Sumatera Selatan.

Pj Bupati OKU H Teddy Meilwansyah dalam sambutanya yang dibacakan Sekda OKU Dharmawan Irianto menjelaskan, korpri merupakan organisasi profesi ASN yang mempunyai tujuan dan fungsi yang strategis dalam rangka peningkatan kinerja ASN.

“Termasuk di dalamnya peningkatan perlindungan dan jaminan bagi ASN secara personal, ” ucapnya.

Menghadapi perubahan pola kerja tatanan baru, dimana pekerjaan birokrasi juga sudah berbasis digital dan struktur organisasi juga mulai bertransformasi dari hierarki menjadi koordinasi. Maka dituntut keberadaan ASN yang profesional dan handal.

“Untuk itu, Korpri diharapkan berperan besar dalam menyukseskan reformasi birokrasi, dengan mengakselerasi transformasi ASN, dalam aspek struktural, kultural maupun dalam perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat pesat, ” sebutnya.

Masyarakat ingin segera melihat terwujudnya birokrasi yang bersih dan akuntabel, birokrasi yang efektif dan efisien, birokrasi yang melayani bukan dilayani, serta birokrasi yang memberikan pelayanan publik yang berkualitas.

“Hal ini bisa dibangun melalui perubahan mentalitas kerja, peningkatan integritas, dan etos kerja, serta menumbuhkan jiwa gotong royong, ” katanya.

Dengan integritas, kita harus menunjukkan jati diri korpri sebagai abdi negara yang terpercaya.

Dengan etos kerja, kita tegaskan kembali korpri sebagai abdi masyarakat dan pelayan rakyat yang tangguh. Serta dengan gotong royong, kita tegakkan kembali eksistensi korpri sebagai motor penggerak pembangunan di daerah dan nasional.

Untuk itu, Pj bupati OKU berpesan agar Korpri ke depan, harus menjadi organisasi pembelajar serta menciptakan suasana yang kondusif bagi bertumbuh kembangnya kreativitas dan terobosan-terobosan baru.

“Birokrasi harus semakin cerdas, kreatif, responsif dan inovatif dalam mengembangkan pelayanan yang semakin murah, semakin baik, dan semakin cepat melalui digitalisasi pelayanan, ” pesannya.

Oleh karenanya, tidak berlebihan kalau harapan itu digantungkan kepada dewan pengurus korpri yang baru.

“Kiranya dapat menjadikan korpri kabupaten oku lebih berdaya guna, meningkatkan profesionalisme, perlindungan serta kesejahteraan anggota, ” tandasnya. (Din)

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di Google News