OKU RAYASumsel

Jalan Rusak Depan Markas Kodim Direhab Besar-Besaran Tahun Depan

×

Jalan Rusak Depan Markas Kodim Direhab Besar-Besaran Tahun Depan

Sebarkan artikel ini
Kondisi jalan di depan Kodim 0403 OKU rusak berat. Saat kemarau, tebaran debu tidak hanya mengganggu pernafasan tapi juga penglihatan. Belum lagi sebaran lubang jalanan, kerap menjabat pengendara.(Foto ; Istimewa )

BATURAJA – Jalan lingkar Lintas Sumatera di depan Markas Kodim 0403 OKU bakal direhab besar-besaran. Hanya saja rehab jalan nasional tersebut bukan di tahun ini, namun di tahun depan.

Kerusakan badan jalan tersebut, kian hari bertambah akut seiring banyaknya kendaraan over tonase yang melintas.

Sebaran lubang dengan kedalaman bervariasi, menghiasi permukaan jalan. Kendaraan kendaraan kecil dipastikan enggan melintasinya karena resiko casis tersangkut.

Sehingga kendaraan roda empat dan roda dua, memilih jalan lintas lama, yakni jalur Dinas Kesehatan OKU. Rusaknya badan jalan sempat dikritik warga. Bahkan, beberapa baleho kecil dipasang untuk menunjukkan kekecewaan terhadap pihak terkait.

Namun, karena jalan tersebut kewenangan nasional, hingga jelang tutup tahun 2024, belum juga ada kegiatan perbaikan.
Pengawas Jalan Nasional (PJN) wilayah II Sumbagsel Darwanto kepada OKU Satu mengatakan, rehab jalan lingkar masuk anggaran tahun 2025.

“Karena pakai transisi dana, dan transisi biasanya di awal tahun, ” ujarnya.

Upaya perbaikan sudah mulai dilakukan sejak pertengahan 2024. Namun, kendala transisi dana yang menjadi hambatan.

Kendati demikian, dia menyebut, rehab bisa lebih cepat dikerjakan pada akhir Desember 2024.

“Kegiatan dana pusat paling cepat 28 Desember 2024 dan paling lambat 14 Februari 2025 sudah ada pengerjaan, ” tuturnya.

Jalan tersebut, jelas dia, akan direhab besar-besaran sepanjang 400 meter. Semua lapisan aspal saat ini, akan dikupas hingga bertemu dengan permukaan tanah yang keras.

“Di titik itu ada lapisan tanah yang bonyok, jadi harus dikupas, dan dikeraskan lagi dengan agregat, ” jelasnya.

Soal kerusakan jalan, jelas dia, pihaknya sudah ditemui Dandim 0403 OKU. Namun kendala dana yang tidak bisa dikerjakan di tahun ini.

Toni warga Kelurahan Kemelak Bindung Langit mengaku sangat kesal dengan kendaraan besar. Khususnya armada angkutan batubara.

Karena, melintasinya kendaraan angkutan barang tambang itu, merusak infrastruktur jalan. Kendaraan yang sering konvoi hingga lima angkutan lebih itu, sudah banyak menyulitkan warga.

“Bikin jalur sendiri harusnya, seperti kerjasama dengan KAI, supaya batubara tidak lewat jalan umum, ” sarannya.
(Ofa)

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di Google News