Berita OKU Timur

Jembatan OKU Timur Nyaris Roboh! Warga Ketakutan, Pemerintah Kapan Bertindak?

×

Jembatan OKU Timur Nyaris Roboh! Warga Ketakutan, Pemerintah Kapan Bertindak?

Sebarkan artikel ini

OKU Timur – Kondisi jembatan penghubung antara Kabupaten OKU Timur dan OKI di Desa Persiapan Harapan Makmur, Kecamatan Semendawai Timur, kian memprihatinkan. Setiap hari, warga yang melintas di jembatan ini merasa cemas, terutama saat hujan turun deras dan debit air sungai meningkat tajam.

Salah satu pilar utama jembatan telah miring akibat erosi sungai yang terus mengikis fondasi.

Mobil-mobil besar yang melintas setiap hari semakin mempercepat kerusakan pada jembatan yang telah berdiri lebih dari sepuluh tahun ini. Besi penopang yang berkarat membuat daya tahan struktur melemah secara drastis.

 

BACA JUGA Tanah Pondasi Lenyap, Warga Khawatir Jembatan Beton Ambruk

Warga Mendesak, Perbaikan Harus Dilakukan Segera

“Kami takut setiap kali melewati jembatan ini, apalagi saat hujan deras. Rasanya seperti berjalan di atas bahaya,” ujar Harmain, seorang warga setempat. Ia khawatir bila kerusakan ini terus dibiarkan, akses transportasi akan terganggu, menyebabkan distribusi hasil pertanian terhambat.

Derasnya aliran sungai terus mengikis pondasi jembatan, memperparah kondisi yang sudah rapuh. Kendaraan bertonase besar yang terus berlalu-lalang semakin meningkatkan potensi ambruknya jembatan.

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat untuk menghindari insiden yang dapat merugikan banyak pihak.

BACA JUGA Jembatan Gantung di OKU Nyaris Putus, Warga Bertaruh Nyawa Menyeberang

Pemerintah Daerah Diharapkan Bertindak Cepat

Kepala Desa Harapan Makmur, Sukirtina Wati, menegaskan bahwa kondisi jembatan sudah masuk kategori darurat dan perlu tindakan segera.

Pemerintah desa telah mengajukan permohonan bantuan kepada Pemkab OKU Timur, namun hingga kini belum mendapatkan respons resmi.

“Tahun ini, kami kembali mengajukan proposal perbaikan jembatan. Kami sangat berharap pemerintah segera mengambil tindakan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Masyarakat dan pihak desa sangat berharap Bupati OKU Timur, Lanosin, segera memberi perhatian serius terhadap kondisi ini.

Jika perbaikan tidak segera dilakukan, jalur penghubung antar-kabupaten bisa terputus, berakibat besar pada aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.(gas)

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di Google News