OKUSATU.id – Pembatas median jalan dì Depan BPR Baturaja, kembali disarankan masyarakat agar dibongkar.
Hal ini seiring kerap terjadinya aksi kecelakan tunggal. Dimana, rata-rata korbannya pengendara roda empat yang nabrak “benteng Takeshi” itu.
Terbaru, pada Senin 30 Juni 2025 malam sekitar pukul 19.30 wib, kendaraan ambulan yang membawa pasien, nabrak pagar beton itu.
Ambulan yang melaju dari arah Suska ke arah RSUD Ibnu Sutowo, OKU, lengkap dengan sopir dan pasien di dalamnya, langsung nangkring dì atas beton pembatas, setelah nabrak pangkal pembatas.
Baca juga :
Ambulan Berisi Pasien Seruduk Pembatas Jalan
Jembatan Ambruk di Lahat Akibat Kelalaian, HD : Tindak Tegas
Banyak Telan Korban
Kecelakaan tunggal yang terjadi ketika rintik hujan turun itu, kontan saja mewarnai akun media sosial Facebook Info Baturaja Terkini.
Ragam komentar bermunculan. Dominannya, usulan agar “Benteng Takeshi ” itu dibongkar. Karena sudah banyak memakan korban.
Tapi ada juga yang justru memilih, supaya benteng tersebut dibiarkan begitu saja.
“Rata-rata pendatang yang nabrak. Yang kurang hafal jalan. Tapi ada juga warga lokal, biasanya dipengaruhi ngantuk dan alkohol, ” ujar salah satu akun mengomentari postingan.
Baca juga:
Warganet yang meminta pembongkaran, karena selain banyaknya kendaraan yang nabrak, keberadaan beton pembatas ini juga memperkecil ruas jalan.
“Jalan memang sudah kecil, ditambah pembatas ya tambah sempit, ” tulisnya.
Menurutnya, jalan di dalam kota masih kurang layak dipasang beton pembatas. Karena ruas jalan yang tidak luas.
Selain itu, beton masih bisa dipasang dengan catatan di lokasi harus dipasangi penerangan.
“Penerangan kan minim. Lihatlah tidak ada yang menyala, ” tandasnya. (13)












