LUBUK RAJA – Konektivitas antarwilayah dinilai menjadi faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Lubuk Raja.
Minimnya akses transportasi yang memadai selama ini disebut menjadi salah satu penghambat utama aktivitas warga, terutama dalam distribusi hasil pertanian dan mobilitas sehari-hari.
Atas dasar tersebut, sektor infrastruktur menjadi pembahasan dominan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan yang digelar belum lama ini.
Sejumlah usulan strategis mengemuka, dengan fokus utama pada perbaikan jalan dan pembangunan jembatan penghubung antarwilayah.
Salah satu usulan prioritas adalah rehabilitasi total jalan utama yang melintasi wilayah Lubuk Raja.
Jalan tersebut merupakan urat nadi aktivitas warga, baik untuk keperluan ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan kesehatan. Kondisi jalan yang rusak dinilai kerap menghambat arus transportasi dan memperlambat distribusi hasil bumi.
Selain jalan, pembangunan Jembatan Desa Batu Winangun juga menjadi perhatian utama. Jembatan ini diusulkan untuk menghubungkan Desa Batu Winangun dengan wilayah Air Klutum.
Keberadaan jembatan tersebut diharapkan mampu memangkas waktu tempuh warga secara signifikan sekaligus membuka akses bagi kawasan yang selama ini masih terisolasi.
Tak hanya itu, Musrenbang juga mengusulkan pembangunan Jembatan Skaposing. Infrastruktur ini dinilai penting untuk memperkuat jaringan transportasi antarblok, khususnya di kawasan transmigrasi.
Dengan akses yang lebih baik, aktivitas ekonomi warga di wilayah tersebut diyakini akan meningkat.
Camat Lubuk Raja, Ogan Amrin, menegaskan bahwa seluruh usulan terkait pembangunan jembatan dan jalan poros tersebut bersifat mendesak dan memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.
“Seluruh usulan sudah dicatat dalam berita acara Musrenbang dan akan kami teruskan ke forum perangkat daerah agar dapat dibahas dan diakomodasi dalam RKPD tahun 2027,” ujarnya.
Pemerintah kecamatan berharap pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan dapat berjalan seiring dengan peningkatan fasilitas kesehatan dan pendidikan.
Sinergi antar sektor ini diyakini mampu menciptakan perubahan signifikan dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat Lubuk Raja di masa mendatang. (***)












