OKU RAYAOlahraga

Minta Reward Dibayar Tanpa Tertunda, KONI : Delay jangan terlalu lama

×

Minta Reward Dibayar Tanpa Tertunda, KONI : Delay jangan terlalu lama

Sebarkan artikel ini

Minta Reward Dibayar Tanpa Tertunda, KONI OKU : Delay jangan terlalu lama

OKUSATU – Satu Tahun menanti, reward atas prestasi yang di raih para atlet di Kabupaten OKU, akhirnya dibagikan.

Meski pemberi penghargaan delay cukup lama, satu tahun lebih, namun Sabtu 22 Maret 2025, penantian itu berakhir.

Ratusan atlet, pelatih dan official dari tiga induk organisasi olahraga (KONI, NPCI, dan KORMI) di Kabupaten OKU di buat tersenyum puas.

Mereka di kumpulkan di Gedung Kesenian Baturaja, dari Sabtu pagi. Reward di bagikan secara seremonial.

Yang di berikan langsung Wakil Bupati OKU H Marjito Bachri di susul Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga OKU Joni Saihu, di lanjutkan tamu undangan.

Baca juga : 

Reward Atlet Diberikan Dispora OKU, Kinerja Kadispora Diapresiasi Wabup OKU

Reward Atlet NPCI OKU Cair Sebelum Lebaran, KONI dan KORMI Juga

KONI OKU Sebut Momen Pas Pemberian Reward

Pemberian penghargaan atlet berprestasi pada ajang Porprov, Peparprov, dan Forprov sangat pas.

Karena penyerahan penghargaan dari pemerintah Kabupaten OKU mendekati momen hari raya.

“Momen pemberian reward sangat pas, menjelang hari raya, ” ujar Sekretaris KONI OKU Aprili Maulidin.

Penghargaan yang di terima, dapat di gunakan untuk memenuhi keperluan menjelang hari raya Idul Fitri yang sudah dalam hitungan hari.

Di kesempatan itu, KONI meminta kepada pemerintah Kabupaten OKU, agar pemberian reward atlet berprestasi ke depannya tidak terlalu lama.

“Kami harap penghargaan di berikan sebelum keringat kering, ” ucapnya.

Ia mengharapkan itu, karena tahun 2025 multi event akan di gelar. Seperti Porprov, Peparprov dan Forprov. Ia khawatir, pemberian penghargaan tertunda.

“Kalau tertunda jangan terlalu lama, ” lanjutnya.

 

Baca juga : 

Buka Bersama Momen Perkenalan Bahtera Bentala Indonesia

Musisi dan Seniman Baturaja Kumber, Diawali Bagi Takjil

Bangga Berdayakan Atlet Lokal

Aprili mengaku puas atas prestasi yang di raih seluruh atlet tiga induk organisasi olahraga.

Karena, prestasi yang di dapat murni di raih atlet asli Kabupaten OKU. Dan ini menjadi kebanggaan tersendiri.

“Kabupaten OKU tidak ngebon atlet. Ini salah satu kebanggaan, dari jama pak Kuryana Azis (Alm), ” ungkapnya.

 

Baca juga : 

Mahasiswi Kesehatan di OKU Dijambret, Pelakunya Seorang Mekanik

NPCI OKU Utus Sepuluh Atlet, Ikuti Tallent Scouting Pertamakali di Indonesia 

Kadispora Upayakan Pembayaran Reward

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga OKUz Joni Saihu menanggapi keinginan atlet soal reward, mengaku siap berusaha, agar fenomena tertundanya pemberian reward tidak terulang.

“Kalau tidak ada kendala, mudah-mudahan cepat di bayarkan, ” katanya.

Ia mencontohkan Multi event pada 2025, reward untuk atlet, pelatih dan official dapat di bayar pada APBD induk 2026.

“Misal di anggarkan ke APBD perubahan, biasanya tidak banyak yang dì anggarkan, meski bisa di usulkan, ” tandasnya. (13)

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di Google News