NPCI OKU Jadi Kebanggaan NPCI Sumsel, Ini Penyebabnya
BATURAJA – National Paralympic Commitee Indonesia (NPCI) Kabupaten OKU menjadi kebanggaan NPCI Sumatera Selatan. Hal itu diungkap Ketua NPCI Sumsel Ryan Yohwari saat Rapat Kerja Daerah (Rakerda) NPCI OKU perdana.
Menurutnya, NPCI OKU sangat unik. Khususnya saat menjadi tuan rumah Peparprov beberapa tahun lalu.
Karena, kebanyakan tuan rumah menghendaki juara pertama. Sehingga melakukan berbagai cara agar merebut juara pertama.
“Namun NPCI OKU justru berusaha merebut prestasi itu dengan memaksimalkan atlet lokal, ” ujarnya.
Baca juga :
Sungai Komering Meluap, Jalan ke Muaradua Tertutup Banjir
Debit Sungai Ogan Naik, Warga Trauma Banjir
Selain karena keunikannya, NPCI OKU juga mampu membina atletnya dengan baik. Sejumlah prestasi dikoleksi.
Bahkan, atlet NPCI OKU menyumbang atlet di Peparnas. Ditambah lagi, NPCI Kabupaten OKU juga meloloskan dua atlet di sekolah olahraga.
“Saya pastikan banyak atlet NPCI OKU mewakili di Peparnas Medan 2024, ” tuturnya.
Penggunaan atlet lokal pada event olahraga, dijelaskan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten OKU Joni Saihu memang sudah dipesankan Almarhum H Kuryana Azis.
“Jangan menggunakan atlet luar, kita berdayakan atlet sendiri, ” sebutnya.
Dikatakan Joni, bahwa Pemerintah masih berhutang kepada NPCI Kabupaten OKU. Yakni hutang reward Peparprov Sumsel 2023.
“Saat pembahasan anggaran tidak masuk. Dan akan dimasukkan di ABT 2024, ” tandasnya.
Rakerda dibuka Kepala Dispora OKU Joni Saihu, Kadinsos Syaiful Kamal, Ketua NPCI Sumsel Ryan Yohwari, Sekretaris Sudarmono, Bendara Zulkarnain, Binpres Dr Muslimin, dan Bidang Organisasi M Sholeh, Pengembangan Daerah Suwartono, Humas Sugiarto. (13)












