Peran Sekolah Dalam Mencegah Perundungan
Oleh: Bagus Suparjiyono, S.Pd., M.Si.
– Manager GENZA Education Baturaja
– Pemerhati Anak Kabupaten OKU
– Dosen Luar Biasa Universitas Baturaja
Sekolah harus menunjukkan sikap tegas terhadap perilaku bullying, meningkatkan kesadaran siswa dengan berbagai program.
Adanya kolaborasi antara warga sekolah. Serta sekolah memberikan peringatan sebelum memberikan sanksi kepada pelaku bullying
Sekolah memiliki peran penting dalam tahap perkembangan remaja. Remaja dalam konteks sekolah diharapkan patuh pada peraturan dan aturan yang berlaku.
Peran ini sangat terkait dengan peran guru di sekolah, yang bertugas untuk mendidik dan membimbing para siswanya.
Dalam lingkungan kelas, guru memberikan wawasan kepada siswa, baik dalam hal akademik maupun perkembangan pribadi.
Peran sekolah dalam mendidik siswa secara lebih baik sesuai dengan makna pendidikan.
Pendidikan adalah suatu kebutuhan yang mendasar bagi semua individu dan juga merupakan program yang dijalankan oleh pemerintah.
Apa yang harus dilakukan sekolah untuk mencegah perundungan di sekolah?
Cara Mencegah Bullying di Sekolah
1. Guru di sekolah lebih waspada terhadap tanda-tanda praktik adanya bullying
2. Peduli dengan Murid. Saat ada indikasi siswa melakukan intimidasi pada siswa lainnya, guru harus merespons
3. Jeli dan Peka
4. Menciptakan Ruang Kelas yang Aman dan nyaman
5. Aktif Melibatkan Orang Tua
6. Libatkan semua anak murid dalam empati dan berbagi
Bagaimana sikap sekolah terhadap perilaku bullying, sikap sekolah dalam membangun kesadaran, upaya dalam pencegahan bullying, dan penanganan kasus bullying.
1. Sekolah menunjukkan sikap tegas terhadap pelaku bullying.
2. Sekolah meningkatkan kesadaran siswa dengan berbagai program.
3. Adanya kolaborasi antara warga sekolah.
4. Sekolah memberikan peringatan sebelum memberikan sanksi kepada pelaku bullying.
Proses pendidikan melatih peserta didik untuk mengatasi berbagai tantangan yang mereka hadapi.
Selain itu, pendidikan merupakan suatu proses yang mengubah pengetahuan dari yang awalnya tidak diketahui menjadi diketahui.
Menjadi orang terpelajar berarti manusia mengalami proses perubahan terus menerus dari tidak dikenal menjadi dikenal.
Peran merujuk pada perilaku dan tindakan individu. Sekolah merupakan institusi formal penyelenggaraan Pendidikan yang berfungsi untuk menyiapkan atau menjadikan peserta didiknya menjadi seseorang sekaligus menjadi warga negara yang mempunyai integritas.
Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal juga menjadi faktor penentu bagi perkembangan kepribadian anak, baik dalam cara berfikir maupun dalam tingkah laku.
Berbagai jenis masalah yang muncul di lingkungan sekolah, salah satu masalah yang sangat penting untuk dicegah adalah bullying.
Peran sekolah dalam pemberdayaan dan pengembangan sekolah tentunya harus melibatkan seluruh sektor pendidikan yakni kepala sekolah, guru, komite sekolah dan siswa, masing-masing komponen pendidikan mempunyai peran penting tersendiri untuk mengoptimalkan peran lembaga Pendidikan. (*)









