Rumah Dua Lantai dì OKU Habis Digasak Jago Merah
OKUSATU.id — Rumah dua lantai di Desa Kartamulya Kecamatan Lubuk Batang, terbakar hebat. Musibah yang terjadi pada Jumat 25 Juli 2025 itu, menimpa warga RT 07 bernama Jumrozi (40).
Kebakaran terjadi sekira pukul 15.30 wib diduga dipicu korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian material berkisar Rp 100 juta.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari salah satu warga, pada saat kejadian korban Jumrozi beserta istri Melisa, sedang tidak berada di rumah.
Baca juga :
PMD Tuduh BPD OKU Hambat Pencairan Siltap, FK BPD Tersinggung
Polres OKU dan BPBD OKU Cek Kesiapan Sarpras Pemadaman Karhutlah
Meski ditinggal pemilik rumah, namun di rumah tersebut masih ada anak korban, yakni Faizan yang sedang tertidur di kamar.
Lelapnya tidur Faizan mendadak terjaga, karena seluruh ruangan di dalam rumah sudah dipenuhi asap. Saat itulah, anak korban melihat adanya kobaran api langsung berlari ke luar rumah mencari ibunya (istri korban).
Setelah menemui ibunya, lantas ia memberi tahu kondisi rumah yang terjadi. Mengetahui hal tersebut istri korban langsung meminta pertolongan masyarakat sekitar untuk memadamkan api.
“Api baru berhasil dipadamkan sekira pukul 16.20 Wib dengan menggunakan 1 (satu) unit kendaraan pemadam kebakaran serta dibantu oleh peralatan seadanya dari warga setempat, ” Terang salah satu warga
Baca juga :
Istri Pemulung Sakit Keras 3 Bulan Tanpa Pengobatan, Tinggal di Kuburan Cina Muaradua OKU Selatan
Kapolres OKU,AKBP Endro melalui Kasi Humas Polres OKU AKBP Ibnu Holdun mengatakan,pasca kebakaran yang terjadi di dusun II Desa Kartamulya, situasi di kawasan tersebut aman dan kondusif.
Kapolres mengungkapkan, kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik. Api dengan cepat membakar bahan yang mudah terbakar didekatnya. Api pertamakali muncul diduga dari bangunan lantai atas, yang berkontruksi kayu.
Meski kebakaran tidak menyambar ke bangunan lain, karena gerak petugas dan masyarakat di lapangan yang gesit, namun korban tidak bisa mengelak dari kerugian.
Dalam kejadian kebakaran tersebut tidak terdapat korban jiwa hanya kerugian material berupa 1 (satu) unit bangunan rumah 2 (dua) lantai yang ditafsir ± Rp. 100.000.000,- (Seratus Juta Rupiah),” Jelasnya (17)












