SPPG Jangan Nekat Kurangi Relawan Dapur, BGN Tegaskan Begini
OKUSATU.id – Badan Gizi Nasional (BGN) melarang keras pengelola SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) dì seluruh Indonesia memecat relawan yang bekerja di dapur.
Meskipun, penerima manfaat dì SPPG tersebut mengalami pengurangan drastis dari biasanya.
“Ingat, MBG bukan hanya memberi makan bergizi kepada pelajar, tapi juga mendongkrak ekonomi masyarakat lokal, ” tegas Wakil Ketua BGN Nanik Sudaryati, belum lama ini dilansir kompas.
Baca juga :
Cuaca Sumsel 7 Desember, Hujan Ringan, Awas Puncak Hujan Dìsertai Petir Petang Ini
Pengurangan penerima manfaat pada SPPG merupakan kebijakan BGN yang ditujukan untuk menjaga kualitas gizi terhadap penerima manfaat MBG.
“Pengurangan manfaat dì SPPG itu kebijakan BGN. Jadi jangan mengurangi relawan dì dapur, ” tegasnya.
Mengatasi berkurangnya jumlah penerima manfaat dengan tetap mempertahankan relawan, pihaknya sudah mendapat solusi jitu untuk pembayaran relawan.
“Sudah kami bahas dengan Waka BGN bidang Tata Kelola. Honor relawan dapur bisa dengan sistem at cost, ” tuturnya.
Pembiayaan at cost adalah penggantian biaya yang sesuai dengan bukti pengeluaran yang sah.
Jumlah yang diganti biaya rill yang dikeluarkan, tapi tidak termasuk margin keuntungan. (13)










