OKU RAYASumsel

Desmawati Atlet Catur NPCI OKU Gondol Dua Emas di Peparnas Solo XVII 2024

×

Desmawati Atlet Catur NPCI OKU Gondol Dua Emas di Peparnas Solo XVII 2024

Sebarkan artikel ini

Desmawati Atlet Catur NPCI OKU Gondol Dua Emas di Peparnas Solo XVII 2024

Perdana Tanding Nasional, Target Perunggu

Peparnas XVII Solo tahun 2024 memberi kesan mendalam khususnya bagi Kabupaten OKU. Pasalnya, pada pertandingan yang dimulai 1 Oktober dan berakhir pada 13 Oktober 2024, atlet NPCI OKU kontingen Sumsel ikut menyumbang medali. Bukan saja perunggu, tapi juga 2 medali emas.

Mustofa – Baturaja Timur

Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XVII di Solo tahun 2024 berakhir pada 13 Oktober lalu. Pertandingan olahraga atlet disabilitas skala nasional itu, diikuti seluruh kontingen provinsi se Indonesia.

Atlet NPCI OKU ikut berkiprah. Ada tujuh atlet utusan NPCI OKU yang memperkuat kontingen Sumatera Selatan serta 3 pelatih.

Dari tujuh atlet, tiga orang atlet berhasil menyabet juara 1 dan empat pada cabang olahraga catur, tenis meja serta atletik (lempar lembing), dan voli duduk.

Tiga atlet yang berhasil membawa oleh-oleh ke bumi sebimbing sekundang yakni Desmawati Atlet catur dengan meraih 2 emas, Juraima atlet tenis meja menyumbang 3 medali perunggu, Erlian Febri atlet lempar lembing 1 perunggu, dan Yusmikariawan atlet voli duduk dengan 1 perunggu.

Desmawati, atlet pendatang di kanca nasional, justru kaget dengan perolehan medalinya. Karena, kemampuannya mengolah bidak catur, masih sangat terbatas.

Karena keterbatasan kemampuannya itu, pada ajang nasional Oktober lalu, ia tidak berani menarget tinggi perolehan medali.

Selain itu, ia juga menyadari lawan tandingnya bukan atlet sembarang. Selain, dari sisi jam terbang kalah, atlet lawan mainnya juga kerap tanding di internasional.

“Target hanya 1 perunggu perorangan. Tapi Alhamdulillah dapat dua emas dari kategori catur cepat beregu, ” ujarnya melalui sambung telpon.

Desi sapaan akrabnya mengaku, mengenal olahraga catur belum lama. Meski ia mengaku sering melihat kakaknya bermain catur. Namun, sejauh itu Ia tidak berani memainkannya.

“Sama (permainan) catur tahu, sering lihat kakak main, tapi kalau main catur, belum berani, ” kenangnya.

Ia belajar bermain catur pada tahun 2021. Saat Kabupaten OKU menjadi tuan rumah Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) Sumatera Selatan.

“Itu pun latihan hanya dua hari menjelang pertandingan. Karena awalnya saya memilih renang, tapi karena selama latihan tidak ada kemajuan, akhirnya dialihkan ke catur, ” tuturnya.

Saat jadi tuan rumah, kemampuannya yang masih sangat minim ini sudah membuahkan hasil. Medali perak beregu berhasil ia sumbangkan.

“Waktu di Peparprov Lahat juga dapat perak, tapi beregu. Pingin dapat medali dari kategori perorangan, ” harapnya.

Perolehan medali tidak hanya membuat bangga Dinas Pemuda Olahraga OKU, tapi juga PJ Bupati OKU M Iqbal Alisyahbana. Orang nomor satu di Kabupaten OKU ini, menyambut kedatangannya bersama atlet NPCI OKU serta pengurus NPCI beberapa waktu lalu di guest house.

Bahkan pada 22 Oktober 2024, pemerintah Kecamatan Lengkiti juga merespon prestasi yang ditorehkan Desmawati di kanca nasional.

Acara sederhana untuk mengapresiasi digelar pihak kecamatan dengan mengundang pemerintah Desa Bumi Kawa serta perangkat desa.

“Selasa (22/10) camat Lengkiti memberikan sambutan bersama Pemerintah Desa Bumi Kawa, ” ungkapnya.

Tahun 2025, Kabupaten Muba menjadi tuan rumah Peparprov Sumsel. Perempuan kelahiran Bumi Kawa 1981 ini, menarget 1 medali emas perorangan.

Untuk mencapai target itu, sambung istri Uda Serdi ini, mulai membagi waktu antara profesi dengan olahraga. Karena kesehariannya, ia menerima jahitan di rumah.

“Maksimal dua jam sehari latihan, jadi harus bisa bagi waktu antara menjahit dan latihan, ” tandasnya. (*)

 

 

 

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di Google News