MUARA ENIM- Insiden trailer terperosok di Muara Enim langsung memicu kemacetan panjang di Jalan Lintas Sumatera.
Peristiwa trailer terperosok di Muara Enim itu terjadi tepatnya di Desa Lebak Busi, Kecamatan Pinang, pada Rabu malam sekitar pukul 21.00 WIB.
Kendaraan trailer berwarna putih dengan nomor polisi B-9584-UEK itu dikemudikan Ahyar (34), warga Serang.
Saat kejadian trailer terperosok di Muara Enim, kendaraan tersebut sedang melaju dari arah Lampung menuju Tanjung Enim.
Menurut keterangan pihak kepolisian, insiden trailer terperosok di Muara Enim bermula saat kendaraan melintasi tikungan patah yang cukup tajam ke arah kiri.
BACA JUGA
Siang Panas Terik, Awas Malam Nanti BMKG Prediksi Hujan Lebat di 10 Wilayah
Dalam kondisi jalan yang sempit, ban belakang trailer turun ke bahu jalan.
Akibat kejadian trailer terperosok di Muara Enim tersebut, bagian belakang kendaraan langsung masuk ke sisi jurang. Sementara itu, bagian depan trailer justru melintang dan menutup badan jalan.
Kasatlantas Polres Muara Enim, Nabila Nadya menjelaskan, posisi trailer yang melintang membuat arus kendaraan dari dua arah tidak dapat bergerak.
Kemacetan akibat trailer terperosok di Muara Enim pun tidak terhindarkan. Panjang antrean kendaraan bahkan mencapai kurang lebih dua kilometer di kedua sisi jalan.
Ia menambahkan, dugaan sementara kecelakaan trailer terperosok di Muara Enim terjadi karena pengemudi kurang menguasai kondisi medan.
BACA JUGA
Dapur Makin Panas Tertekan! Harga Cabai di Sumsel Naik Tajam
Jalan yang sempit serta keberadaan jurang di sisi jalan menjadi faktor risiko yang tinggi.
Meski insiden trailer terperosok di Muara Enim cukup mengkhawatirkan, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Petugas kepolisian langsung turun tangan menangani lokasi kejadian trailer terperosok di Muara Enim. Upaya pengaturan lalu lintas dilakukan untuk mengurai kemacetan yang terjadi.
Selain itu, proses evakuasi trailer terperosok di Muara Enim masih berlangsung dengan bantuan alat berat yang didatangkan ke lokasi.
Pihak kepolisian juga mengimbau pengendara untuk bersabar dan mencari tempat parkir sementara guna menghindari penumpukan kendaraan.
Untuk kendaraan kecil, petugas masih memberikan akses melintas secara bergantian sambil menunggu proses evakuasi selesai. ***












