Akhiri Banjir KUA Baturaja Timur, BBPJN : Bangun Box Culvert Secepatnya
OKUSATU.id – Banjir yang kerap melanda kawasan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Baturaja Timur, tampaknya sebentar lagi akan ada solusinya.
Pasalnya, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan, mulai membuat program perbaikan drainase.
Drainase di jalan lintas Sumatera Kelurahan Sukaraya Kecamatan Baturaja Timur depan Bengkel Enggano, diprogramkan dibongkar.
Lantaran, drainase di bawah jalan nasional itu diduga jadi pemicu banjir di kawasan KUA Baturaja Timur.
Baca juga :
Dinas Perikanan OKU Selatan Sebar Benih Ikan, Zul : Jangan Diputas
Awal Ramadan 2026, Siswa Dapat Jeda Belajar Selama Satu Pekan
“Lagi diprogramkan secepatnya di tahun ini, “ ujar Pengawas Jalan BBPJN Sumsel, Fajri saat dibincangi via seluler.
Drainase di bawah jalan negara, kata dia akan diganti dengan box culvert. Harapannya, sirkulasi air kotor dari drainase pemukiman, bisa lancar sampai ke muara.
“Box culvert, dan sudah disurvei serta diukur, “ katanya.
Belum diketahui pasti kapan perbaikan akan dimulai. Namun ia memastikan, pembuatan box culvert sudah diprogramkan tahun ini.
Baca juga :
Hujan Deras Hajar Tiga Belas Wilayah dì Sumatera Selatan, OKU dan OKU Selatan Termasuk
Siapa Puyang Semudik? Sosok Misterius di Balik Lahirnya Dusun Lubuk Tupak
Terkait proses pembuatan box culvert yang dipastikan akan menggangu lalulintas kendaraan, Fajri menyebut masih akan membahas metode kerjanya.
Namun, untuk saat ini masih fokus persiapan pembangunan.
“Nanti kalau persiapannya udah semua, baru dibahas metodenya, “ tandasnya.
Kawasan Banjir Tiap Hujan
Untuk diketahui, sejak beberapa tahun belakangan kawasan KUA Baturaja Timur, STIKES Al Ma’arif dan pemukiman warga di Kelurahan Sukaraya kerap terendam banjir.
Seperti hujan yang terjadi beberapa hari belakangan, banjir masih menggenangi kantor KUA Baturaja Timur, bahkan sebagian ruas jalan juga ikut terdampak.
Warga sudah banyak mengungkap, jika masalahnya ada pada gorong-gorong di bawah jalan lintas Sumatera.
Baca juga :
Bantuan Beras – Minyak Goreng Digulirkan Maret 2026
Bulog Sebut Penerima Bantuan Beras Capai 33 Juta Lebih, Bertambah 15 Juta Penerima
Pembongkaran dan penggantian perlu dilakukan, agar air yang seharusnya meluncur ke muara, tidak mengendap dan balik belakang.
“Bongkar gorong-gorong di bawah jalan, perbaiki. Mudah-mudahan banjir tidak terjadi lagi. Karena, air tidak lancar yang lewat di bawah jalan, “ ujar Awe, warga setempat.
Sementara itu, BPBD Kabupaten OKU menyikapi banjir di kawasan KUA Baturaja Timur berusaha mencarikan solusi.
Yakni, dengan penyedotan dengan mesin pompa. Namun, sudah beberapa kali melakukan penyedotan untuk pengurasan banjir.
Namun, meski satu tangki BBM habis, hasil yang didapat masih kurang maksimal. (13)












