OKU RAYAPolitik

Soal Sampah di Kawasan Kemiling, Tulus Sarankan Begini

×

Soal Sampah di Kawasan Kemiling, Tulus Sarankan Begini

Sebarkan artikel ini
Soal sampah di kawasan Kemiling Desa Tanjung Baru Kecamatan Baturaja timur, ditanggapi anggota DPRD Kabupaten OKU Dapil 1 Tulus Johan efendi saat reses anggota DPRD OKU di Jln. Kembar, Kemiling Desa Tanjung baru. Foto : M Latip / okusatu.id
Soal sampah di kawasan Kemiling Desa Tanjung Baru Kecamatan Baturaja timur, ditanggapi anggota DPRD Kabupaten OKU Dapil 1 Tulus Johan efendi saat reses anggota DPRD OKU di Jln. Kembar, Kemiling Desa Tanjung baru. Foto : M Latip / okusatu.id

Soal Sampah di Kawasan Kemiling Minta Solusi, Tulus Sarankan Begini

OKU – Soal sampah rumah tangga di kawasan pemukiman Kemiling Desa Tanjung Baru Kecamatan Baturaja Timur, menjadi pembahasan hangat saat reses anggota DPRD Kabupaten OKU Dapil 1, Tulus Johan Efendi, Selasa 25 Februari 2025.

Reses anggota DPRD Kabupaten OKU Dapil 1 di gelar di lorong Kembang Desa Tanjung Baru, seberang masjid Ar Rahman.

Sampah di kawasan ini, ujar salah satu peserta reses mengatakan, sangat jarang di angkut petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) OKU. Bahkan hingga berhari-hari.

Dampaknya, selain membuat kumuh lingkungan pemukiman, aroma busuk yang di keluarkan tumpukan sampah, kerap menyambar bulu hidung.

Sampah tersebut di keluhkan warga yang tinggal di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura), serta kawasan Bukit Pelangi Desa Tanjung Baru.

“Sampah jarang di ambil karena mobil sampah tidak sampai ke pemukiman kami, sementara warga bingung mau buang sampah kemana, ” ujar salah satu peserta reses asal simpang Tahura.

Senada di ungkap warga yang tinggal di kawasan bukit pelangi. Warga di kawasan ini kebingungan soal sampah rumah tangga.

 

baca juga : 

Operasi Pasar Murah Ramadhan, Libatkan Ribuan Gerai POS Indonesia

MUI OKU Minta Petasan Ditertibkan, Hiburan Malam Juga Diminta Tutup

Warga Minta Solusi

Mereka berharap ada solusi dari pemerintah, setelah reses di gelar di Desa Tanjung Baru.

Menyikapi keluhan tersebut, anggota DPRD Kabupaten OKU Dapil 1 Tulus Johan Efendi mengaku akan mencarikan solusi soal sampah tersebut.

Namun untuk sementara, dirinya menyarankan warga agar patungan untuk bekerjasama dengan motor penarik sampah.

“Kalau ngandalkan armada dinas kebersihan, sepertinya sulit melihat aksesnya. Karena jalan rusak, dan bertebing, ” tandasnya. (tf)

 

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di Google News