Irigasi dì OKU Disebut Sangat Tua, Wabup : Kita Usulkan ke Pusat
OKU – Irigasi pertanian dì Kabupaten OKU kondisinya sudah sangat tua, sehingga perhatian serius pemerintah sangat dì perlukan.
Karena saluran air yang sehat, mendongkrak sektor pertanian dì Bumi Sebimbing Sekundang ini.
Kondisi ini membuat Wakil Bupati OKU H Marjito Bachri akan mengajukan usulan pembuatan irigasi ke pemerintah pusat.
Baca juga :
Jaringan Listrik Babak Belur Dihajar Pohon Tumbang, Tujuh Kecamatan di OKU Terdampak
Dirampok dan Dirudapaksa Pacar Sendiri dì Empat Lawang, Perempuan Cirebon Rugi Lahir Batin
“Irigasi dì OKU sangat tua dan perlu perhatian, ” ujarnya saat panen padi dì areal persawahan Kelurahan Kemelak Bindung Langit, bersamaan panen raya padi serentak di 14 provinsi di Indonesia, Senin 7 April 2025.
Mantan Ketua DPRD Kabupaten OKU meyakini, jika usulan tersebut di realisasi dì Kabupaten OKU, tentu berdampak positif pada sektor pertanian.
“Saya yakin Irigasi yang baik dapat meningkatkan produksi panen maupun luas tanam dì OKU, ” ungkapnya.
Baca juga :
Syarat Nikah Terbaru 2025 Resmi Dirilis! Poin Nomor 5 Bikin Banyak Orang Kaget
Yakin Usulan Direspon
Rencana usulan yang akan dì sampaikan, ia yakini akan dì respon pemerintah pusat.
Pasalnya, irigasi berkaitan dengan program pemerintah pusat. Yakni, ketahanan pangan nasional.
“Kita usul ke pusat, karena ini program ketahanan pangan nasional, ” tandasnya.
Baca juga :
Heboh! Lisa Mariana Ngaku Pernah Hamil Usai Menginap 3 Hari Bareng Ridwan Kamil di Palembang
Tanpa Irigasi Bendungan Tiga Dihaji, Produksi Padi Sumatera Selatan Bisa Merosot Tajam
Panen padi dì Kabupaten OKU pada periode awal tahun 2025 dì luas lahan 120 ha.
Hingga Maret 2025 luas lahan tanam padi di OKU mencapai 1.500 ha.
Panen raya dì OKU di ikuti Kapolres OKU AKBP Endro Ariwibowo, Kasdim 0403 OKU May. INF Suriyo, Danramil Kota Baturaja Kapt. INF Surasa.
Kemudian, Ketua Pengadilan Negeri OKU Elvin Andrian, Anggota DPRD Kabupaten OKU Martin Arikardi, Kabag OPS Polres OKU AKP Saharudin. (13)












