OKU RAYA

Jalan Cor Beton Diserahkan ke Pusat, Jalan Lubuk Batang Dialihkan ke Provinsi

×

Jalan Cor Beton Diserahkan ke Pusat, Jalan Lubuk Batang Dialihkan ke Provinsi

Sebarkan artikel ini

Jalan Cor Beton Diserahkan ke Pusat, Jalan Lubuk Batang Dialihkan ke Provinsi

OKUSATU.id – Dalam waktu dekat, jalan cor beton Kelurahan Batukuning Kecamatan Baturaja Barat, akan diperbaiki Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Senang sekali bukan ? Karena masyarakat pengguna jalan sudah bertahun-tahun dicekam kesulitan. Terlebih saat penghujan.

Namun yang jadi pertanyaan, pasca perbaikan masihkah kendaraan besar dengan bobot puluhan ton melintas dì jalan itu ?

Jawabannya masih. Hal itu diungkap Ketua DPRD Provinsi Sumsel Andie Dinialdi, saat reses di Kantor Camat Baturaja Timur, Sabtu 24 Agustus 2025.

 

Baca juga :

Jalan Cor Beton Diperbaiki, Anggarkan Rp 7 Miliar dì Tahap Pertama

30 Tim Sepakbola U 14 Adu Mekanik, Rebutkan Piala Ketua Karang Taruna OKU 

 

“Kendaraan besar masih bisa melintas. Karena kendaraan itu tidak boleh melintas di jalan Lubuk Batang, ” ujarnya.

Nah rencananya, setelah jalan provinsi itu diperbaiki, pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan menyerahkannya ke pusat.

Sehingga pengelolaan maupun perawatannya, pemerintah pusat yang mengakomodirnya.

Karena itulah, selain untuk melancarkan akses lalulintas, perbaikan jalan juga bagian dari rencana penyerahan jalan ke nasional, tukar guling dengan jalan nasional Lubuk Batang.

 

Baca juga :

Colong HP Cewek, Warga OKU Selatan Masuk Sel Polsek Baturaja Timur

Listrik Padam, Hujan Deras, Puting Beliung Bikin Desa Porak poranda

 

“Jalan cor kita serahkan ke pusat, jalan nasional Lubuk Batang kita alihkan ke provinsi, ” tuturnya.

Sebagai informasi, jalan cor beton Kelurahan Batukuning aka diperbaiki dua tahap.

Pada tahap pertama di tahun 2025, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menggelontorkan anggaran Rp 7 M dari APBD Perubahan, semenatara perbaikan tahap 2 dianggarkan Rp 35 M pada APBD induk 2026.

Perbaikan jalan negara ini, menjawab keluhan masyarakat pengguna jalan. Khususnya masyarakat yang bermukim dì sepanjang jalan cor beton.

Masyarakat disana selalu dihadapkan dilema yang mau tak mau mereka harus menelannya bulat-bulat. (13)

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di Google News