Scroll untuk baca
OKU RAYA

Mahasiswi Minta Anggota Dewan Patungan Perbaikan Kerusakan Gedung DPRD OKU

×

Mahasiswi Minta Anggota Dewan Patungan Perbaikan Kerusakan Gedung DPRD OKU

Sebarkan artikel ini

Mahasiswi Minta Anggota Dewan Patungan Perbaikan Kerusakan Gedung DPRD OKU

OKUSATU.ID – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung, melakukan aksi damai di halaman gedung DPRD OKU, Rabu, 3 September 2025 siang.

Sesampainya di halaman gedung dDPRD OKU, perwakilan mahasiswa berorasi. Selama orasi, mahasiswa dijaga ketat oleh anggota polisi polres OKU.

Setelah sekitar 20 menit berorasi, semua aksi unjuk rasa ini diajak masuk ke ruangan Banmus DPRD OKU.

Mahasiswa ini diterima oleh sejumlah anggota DPRD OKU.

“Kami minta tolong hadirkan ketua DPRD OKU, (Sahril Elmi,red),”Teriak  salah satu perwakilan unjuk rasa.

Baca juga :

Awas Musim Hujan Masuk Lebih Cepat, BPBD OKU : Waspadai Dampak Perubahan Cuaca

Lagi, Mahasiswa Cipayung Unjuk Rasa

Bahkan salah satu mahasiswa sempat menggebrak meja, lantaran ketua DPRD OKU tak kunjung datang.

“Kami mau bertemu dengan ketua DPRD OKU langsung, ” teriaknya lagi.

“Sebentar mohon tunggu sebentar, ketua kita dalam perjalanan menuju DPRD OKU, “ucap salah satu anggota dewan.

Kemudian, Mahasiswa kembali memprotes kondisi kursi yang tersedia di ruang rapat Banmus DPRD OKU tak bisa menampung mahasiswa yang aksi unjuk rasa.

Dimana, tak semua peserta aksi bisa duduk kursi, melainkan ada yang berdiri.

Sebenarnya,  pihak sekwan sudah menyiapkan mahasiswa untuk duduk. Namun mahasiswa menilai kursi yang disiapkan berbeda dengan kursi yang ditempati anggota dewan dan perwakilan aksi.

Baca juga :

Fasilitas Gedung DPRD OKU Rusak Akibat Unjuk Rasa, Kerugian Capai Puluhan Juta

Dahan Jati Patah, Lima Lima Kecamatan Terputus

Singkat cerita, mahasiswa dan anggota dewan  akhirnya sepakat pertemuan dilaksanakan dengan cara ngepor di lantai.

Secara umum Mahasiswa menuntut seputar isu nasional. Seperti penolakan tunjangan anggota DPR, pengesahan undang-undang perampasan aset, evaluasi di tubuh polri dan tuntutan lainnya.

Dari sekian tuntutan, ada satu  tuntutan baru yang diminta para aksi unjuk rasa kepada anggota DPRD OKU.

Yakni DPRD OKU harus bertanggung jawab atas kerusakan sejumlah fasilitas di gedung DPRD OKU pasca aksi unjuk rasa pada 1 September 2025.

Tuntutan yang dimaksud berupa perbaikan semua fasilitas di gedung DPRD OKU menggunakan dana anggota DPRD OKU Alias Patungan, bukan perbaikan menggunakan dana APBD.

“Kami mahasiswa minta perbaikan fasilitas di gedung DPRD OKU yang disebabkan aksi unjuk rasa menggunakan dana anggota DPRD OKU, bukan pakai dana APBD” pintanya.

Mendengar permintaan itu, ketua DPRD OKU Sahril Ilmi mengaku siap dan akan segera dikoordinasikan dengan anggota dewan lainnya.

“Pada prinsipnya kami siap mengabulkan apa yang menjadi tuntutan adek-adek mahasiswa dalam hal perbaikan fasilitas gedung DPRD OKU yang rusak. Tapi tentunya akan kita sampaikan dengan anggota dewan lainya, ” kata Sahril Ilmi dihadapan para peserta aksi unjuk rasa.(15)

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di Google News