RIBER :
- 62 kasus influenza A muncul, lima kasus diantaranya muncul di Sumsel.
- Kasus super flu di Sumsel masih terkendali
- Masyarakat tidakperlu panik, tapi wajib waspada
OKUSATU.id – Influenza A atau H3N2 subclade K atau Super flu belakangan viral di tanah air. Pasalnya, virus tersebut sudah ditemukan dengan jumlah 62 kasus orang yang terjangkit. Kasus tersebut ditemukan di delapan provinsi di Indonesia.
Mirisnya, dari 62 kasus yang ditemukan, lima kasus justru muncul di Provinsi Sumatera Selatan. Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan tidak mau kecolongan.
Surat edaran untuk mewaspadai peredaran dan pemantauan, buru-buru disebarkan. Edaran tersebut tujuannya ke Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, rumah sakit umum daerah (RSUD), Puskesmas, serta fasilita kesehatan tingkat pertama (FKTP) di provinsi ini.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Sumsel Ira Primadesa mengatakan, surat edaran tersebut bernomor 400.7.8.4/030/Kes/VIII/2026 ditandatangani Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Trisnawarna, pada 5 Januari 2026.
BACA JUGA :
Pimpinan BAZNAS Sumsel Dilantik Gubernur Sumsel
Herman Deru–Bupati OKU Selatan Bahas HUT Daerah dan Jalan Rusak, Ranau Jadi Opsi Lokasi Perayaan
“Surat edaran sudah kami sebarkan untuk kewaspadaan dini serta pemantauan Influenza A di wilayah masing-masing, “ ujarnya dilansir dari tribunsumsel, Selasa 6 Januari 2026.
Pihaknya meminta masyarakat di Sumatera Selatan tidak panic hanya perlu waspada, kendati geliat kasus super flu di wilayah ini, masih bisa terkendali.
Pencegahan, sambung dia, dapat dilakukan dengan jaga kebersihan, pakai masker saat sakit, serta daya tahan tubuh harus terjaga.
“Hingga Desember 2025, tidak ada peningkatan kasus, “ terangnya.
Dinas Kesehatan Sumsel meminta daerah untuk memantau perkembangan situasi dan informasi terkait ISPA dan Pneumonia. Pihaknya juga memastikan koordinasi lintas sector untuk penanggulang, serta meminta petugas kesehatan jaga kesehatan dan terus promosi kesehatan kepada masyarakat. (13)






