Headline

Pajak Kendaraan “Diburu” hingga ke Halaman Parkir

×

Pajak Kendaraan “Diburu” hingga ke Halaman Parkir

Sebarkan artikel ini
Kendaraan yang pajaknya akan jatuh tempo, siap-siap didatangi petugas gabungan. Foto : Mustofa.
Kendaraan yang pajaknya akan jatuh tempo, siap-siap didatangi petugas gabungan. Foto : Mustofa.

Bakal diterapkan di seluruh Kabupaten/kota

OKUSATU.id – Kendaraan yang pajaknya akan jatuh tempo, siap-siap didatangi petugas gabungan. Petugas yang turun “gunung” ini, akan mengingatkan masyarakat pemilik kendaraan, agar membayar pajak tepat waktu.

Tidak hanya kendaraan yang akan jatuh tempo, tapi kendaraan yang sudah lewat masa tenggang, juga masuk dalam daftar “perburuan”.

Langkah tersebut sudah dilakukan Bapenda Sumsel bersama Jasa  Raharja dan Ditlantas Polda Sumsel di pusat kota Provinsi Sumatera Selatan.

Bahkan, perburuan ini sudah dilakukan kali kedua, pasca Gubernur Sumsel H Herman Deru me-launching Siguntang Menyapa, pada 5 Mei 2026.

Baca juga :

Tetapkan 5 Presidium KAHMI dan Ketua Baru FORHATI OKU Timur Periode 2026–2031

Jemaah Haji Perempuan OKU Tertunda Terbang ke Jeddah

Tim gabungan tersebut menyasar tempat-tempat ramai. Seperti Palembang Square, Palembang Icon dan Kolam Renang Lumban Tirta.

Nantinya, aksi serupa akan diterapkan di seluruh Kota / Kabupaten di Sumatera Selatan dengan melibatkan pihak terkait. Dengan sasaran pasar, perkantoran hingga ke BUMN, BUMD dan perusahaan swasta.

“Kami hadir di tengah masyarakat , agar wajib pajak lebih mudah dan sadar mematuhi kewajiban pajak, “ ujar Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumsel, A Rizwan.

Baca juga :

Motoran Bonceng Tiga, Penjara Kurungan 1 Bulan, Ada yang Mau ?

Warga Wajib Tahu! Ini Jalan dan Kawasan yang diawasi Polisi OKU Selatan, Jangan Coba-Coba Dendanya 50 Juta

Masih kata dia, langkah yang mereka lakukan juga ditujukan untuk memberi pemahaman kepada masyarakat, terkait manfaat pajak untuk pembangunan sekaligus mendongkrak pendapatan di sector Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

“Kami harap masyarakat, paham pentingnya pajak untuk pembangunan, “ ungkapnya.

Dari kegiatan di lapangan, Sambung Rizwan sudah menunjukkan pertanda baik. Seperti hasil turun lapangan pada 5 Mei, tercatat 5.834 unit kendaraan motor dan mobil yang belum bayar pajak.

“Dari 5 ribu lebih kendaraan yang belum bayar pajak, 900 kendaran yang bayar pajak. Kami optimisi, angka kepatuhan akan meningkat, “ tandasnya. (13)

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di OKU SATU