Sumsel

Buru Pajak Kendaraan, Pemdes – Kelurahan di Sumsel Dilibatkan

×

Buru Pajak Kendaraan, Pemdes – Kelurahan di Sumsel Dilibatkan

Sebarkan artikel ini
Bapenda Sumsel melibatkan Pemdes dan kelurahan untuk memvalidasi data kendaraan yang tujukan untuk mendongkrak PAD dari sector Pajak Kendaraan Bermotor. Foto : Mustofa / OKUSATU.ID
Bapenda Sumsel melibatkan Pemdes dan kelurahan untuk memvalidasi data kendaraan yang tujukan untuk mendongkrak PAD dari sector Pajak Kendaraan Bermotor. Foto : Mustofa / OKUSATU.ID

Dongkrak Pajak Kendaraan, Pemdes – Kelurahan di Sumsel Dilibatkan

OKUSATU.id – Sejak awal April 2026 Pemerintah Desa dan Kelurahan di Provinsi Sumatera Selatan dilibatkan dalam validasi data kendaraan bermotor di wilayah Sumatera Selatan. Validasi data kendaraan, dilakukan hingga 31 Mei 2026.

Validasi data kendaraan yang dilakukan Pemerintah Desa dan Kelurahan merupakan hasil koordinasi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumsel.

Tujuannya untuk mengoptimal penerimaan pajak daerah melalui Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang jadi sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca juga :

Bocah 2 Tahun di Muaradua Nyemplung Sungai, Dìtemukan Wafat

Baturaja Timur Raih Juara Umum MTQ ke-XXXII OKU, Berikut Daftar Lengkapnya

“PAD punya peran besar mendukung pembangunan. Nah validasi data kendaraan bermotor dilakukan menyeluruh, “ ujar Kepala Bapenda Sumsel A. Rizwan dilansir dari Antara.

Pihaknya melibatkan Pemerintah Desa dan Kelurahan dalam urusan validasi data kendaraan, karena dinilai lebih efektif. Karena, pemerintah setempat tahu persis kondisi masyarakatnya.

Dia mengakui selama ini menemui kendaraan dalam pengelolaan data. Antara lain : data yang belum diupgrade, pemilik baru yang tak tercatat, dan kendaraan belum teridentifikasi.

Baca juga :

Calon Jamaah Haji OKU Berangkat 8 Mei, Gabung dengan OKU Selatan dan Kota Palembang, Segini Jumlahnya

Bocah Dua Tahun di OKU Selatan Nyemplung Sungai, Diduga Jatuh dari Teras Belakang Rumah

Langkah tersebut menyusul suksesnya peluncuran aplikasi SIGUNTANG dalam optimalisasi PKB. Karena, pada uji coba pada Januari hingga Maret 2026, potensi PKB 673, 48 juta dari terhadap 989 unit, tembus 430 unit kendaraan atau tercapai 43 persen dengan potensi PKB Rp 183.82 juta.

Terkait program tersebut, Kepala Dinas PMD Sumsel Sutoko merespon positif. Bahkan dirinya mendorong seluruh desa di Provinsi Sumatera Selatan berperan aktif untuk mensukseskan program tersebut.

“Kami harap validasi ini dapat memberi kontribusi nyata, khusunya dari sector PKB, “ harapnya. (13)

 

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di Google News