OKU RAYA

Jalan Lorong Sunda Terabaikan, Bertahun-tahun Rusak Tanpa Solusi

×

Jalan Lorong Sunda Terabaikan, Bertahun-tahun Rusak Tanpa Solusi

Sebarkan artikel ini
hingga saat ini jalan pintas antara Jln. Akmal dengan Jln. Pahlawan Kemarung, ini dibiarkan rusak. Padahal menjelang tutup tahun 2025, Pemerintah Kabupaten OKU banyak memperbaiki jalan rusak yang lokasinya di tengah Kota Baturaja.
hingga saat ini jalan pintas antara Jln. Akmal dengan Jln. Pahlawan Kemarung, ini dibiarkan rusak. Padahal menjelang tutup tahun 2025, Pemerintah Kabupaten OKU banyak memperbaiki jalan rusak yang lokasinya di tengah Kota Baturaja.

Jalan Lorong Sunda Terabaikan, Bertahun-tahun Rusak Tanpa Solusi

OKUSATU.id – Jalan Bambang Utoyo kawasan Pasar Atas Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU sepertinya “dianaktirikan. Pasalnya, hingga saat ini jalan pintas antara Jln. Akmal dengan Jln. Pahlawan Kemarung, ini dibiarkan rusak.

Padahal menjelang tutup tahun 2025, Pemerintah Kabupaten OKU banyak memperbaiki jalan rusak yang lokasinya di tengah Kota Baturaja. Namun, anehnya jalan  yang berada di pusat keramaian, justru lolos dari perbaikan.

Alhasil, jalan pintas yang lebih familiar dengan sebutan lorong sunda itu dikeluhkan penggunanya. Tak sedikit pengguna jalan yang menanyakan jalan tersebut, kenapa tidak diperbaiki. Meski bukan jalan utama, namun jalan tersebut cukup vital.

Baca juga :

BBM Bisa Habis Sebelum Lebaran? Ancaman dari Timur Tengah Bikin RI Waspada!

Siswa MIN 2 Ketahun Meninggal Usai Konsumsi MBG

“Dimana-mana jalan dibagusi, tapi anehnya jalan lorong sunda justru lolos, tidak ada perbaikan sama sekali, “ ujar Hadi, salah satu pedagang kuliner di kawasan tersebut, Selasa 3 Maret 2026.

Ia mengaku merasa aneh. Sebab, jalan lorong sunda itu rusak di sepanjang jalur yang tidak sampai 1 KM, kemudian lokasinya berada di tengah kota. Artinya, tak sedikit ada pejabat yang melintas, tapi justru tidak masuk radar perbaikan.

“Mungkin tahun ini perbaikannya menyusul, semoga saja, “ tuturnya.

Jalan tembus itu, jelas pria 43 tahun ini kerap digunakan pelajar SMKN 1 OKU saat hendak masuk sekolah maupun pulang. Karena jalan tersebut memangkas jarak tempuh.

“Belum lagi karyawan PAM ada juga yang sering lewat jalan itu, “ katanya.

Baca juga :

Management Ogan Hotel – Ogan Hall Berbagi Kebaikan dan Keberkahan di Bulan Ramadan

Terbangun dari Tidur Disuguhi Lantai Dua Kebakaran

Senada diungkap Rey, warga yang tinggal di lorong Cempedak Kelurahan Pasar Baru. Ia menyebut, perbaikan yang sudah dilakukan sudah melalui survey. Jika ada jalan rusak yang tidak diperbaiki, boleh jadi tim survey tidak terpantau jalan itu.

“Tim survey nya kemarin itu, bisa jadi tidak sampai sini, karena mungkin beranggapan tidak ada jalan rusak, “ selorohnya.

Ia menyayangkan, kerusakan jalan itu bukan perkara baru. Namun perkara lama yang berlarut-larut soal solusinya.

“Sepuluh tahun mungkin lah rusak, tapi siapa yang berani lapor, “ ungkapnya. (13)

 

 

 

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di Google News