Headline

Pertumbuhan Awan Cumulonimbus Terdeteksi dì OKU, BPBD OKU : Terdeteksi dì 6 Kecamatan

×

Pertumbuhan Awan Cumulonimbus Terdeteksi dì OKU, BPBD OKU : Terdeteksi dì 6 Kecamatan

Sebarkan artikel ini

Pertumbuhan Awan Cumulonimbus Terdeteksi dì OKU, BPBD : Terdeteksi dì 6 Kecamatan

OKUSATU.id – Awan cumulonimbus terdeteksi BPBD Kabupaten OKU muncul di wilayah Kabupaten OKU.

Masyarakat dì Kecamatan Baturaja Timur khususnya, dan Kabupaten OKU umumnya diminta waspada.

“Kami minta masyarakat OKU waspada, kami mendeteksi pertumbuhan awan cumulonimbus, ” ujar Kepala BPBD OKU Januar Effendi melalui Manager Pusdalops Gunalfi, Sabtu 4 April 2026 menyampaikan hasil koordinasi dengan BMKG SUMSEL.

Laporan terbaru yang diterima BPBD OKU, berdasarkan monitoring radar BMKG, saat ini terpantau pertumbuhan awan Cumulonimbus di wilayah Lubuk Raja, Sinar Peninjauan, Peninjauan, Lubuk Batang dan Semidang Aji.

Baca juga :

Asisten 2 Setda OKU Resmikan Rumah Tahfizd Raudhatul Jannah Baturaja

Awan tersebut, jelas dia, memicu terjadinya hujan dengan intensitas sangat lebat disertai angin kencang, badai petir dengan skala ringan dan hujan es.

“Disarankan hp, tv dan elektronik lainnya dimatikan terlebih dahulu untuk menghindari adanya sambaran atau kerusakan, meski awan cumulonimbus skala rendah, ” pesannya.

Lalu bagaimana kondisi perkembangan awan ? Dijelaskan Gun, awan cumulonimbus saat ini baru mau menuju fase matang.

“Mudah-mudahan awan tersebut enggak naik levelnya ke fase yang lebih matang..sebab sangat beresiko, ” harapnya.

Baca juga :

Mobil Gagal Ditarik, Nyawa Debt Collector Eksternal Adira Lenyap, Pelaku Nyerah

Gun mengungkapkan, awan cumulonimbus petang tadi kabupaten oku selatan, tadi sore bahwa ada kejadian bencana angin puting beliung dan banjir.

“Itu merupakan dampak dari peralihan musim atau pancaroba, ” tuturnya.

Untuk diketahui, berdasarkan analisis angin 3000 feet, arah angin dominan bertiup dari arah Timur – Tenggara dengan kecepatan berkisar antara 8 – 10 knot.

Terdapat indikasi pertemuan massa udara (konvergensi) di wilayah Sumatra Selatan bagian selatan dan barat daya.

Selain itu, Gelombang Equatorial Rossby diprediksi aktif di wilayah Sumsel pada periode 4 – 6 April 2026;

Kemudian Gelombang Kelvin aktif pada periode 5 – 6 April 2026; serta MJO spasial aktif pada periode 4 – 11 April 2026.

“Kondisi dinamika atmosfer tersebut mengindikasikan masih terdapat potensi peningkatan curah hujan yang cukup signifikan di wilayah Sumsel, khususnya OKU hingga 3 hari ke depan, ” tandasnya. (13)

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di Google News