Headline

BPBD OKU Ingatkan Potensi Hujan 3 Hari ke Depan

×

BPBD OKU Ingatkan Potensi Hujan 3 Hari ke Depan

Sebarkan artikel ini
Pengendara sepeda motor memacu kencang tunggangannya di bawah guyuran hujan. BPBD OKU mengingatkan masyarakat potensi hujan 3 hari kedepan. foto : Mustofa / okusatu.id
Pengendara sepeda motor memacu kencang tunggangannya di bawah guyuran hujan. BPBD OKU mengingatkan masyarakat potensi hujan 3 hari kedepan. foto : Mustofa / okusatu.id

BPBD OKU Ingatkan Potensi Hujan 3 Hari ke Depan

OKUSATU.id – Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten OKU, pada Sabtu 2 Mei 2026 berimbas ke pemukiman masyarakat di Kecamatan Lubuk Batang. Banjir merendam ratusan rumah di Desa Gunung Meraksa.

Banjir dipicu meluapnya air sungai Wal yang melintas di desa tersebut. Derasnya curah hujan, membuat sungai tersebut tak mampu menampung debit air, dan membuangnya ke pemukiman warga.

Lantas, bagaimana kondisi cuaca di Kabupaten OKU ? apakah hujan masih mengguyur kabupaten berjuluk Bumi Sebimbing Sekundang ?

Baca juga :

Saat Banyak Orang Masih Menunggu Jodoh, Marfina Sudah 15 Kali Menikah—Kisahnya Bikin Publik Melongo

Ratusan Rumah di Desa Gunung Meraksa Terendam Banjir

Kepala BPBD Kabupaten OKU Januar Effendi melalui Manager Pusdalops BPBD OKU Gunalfi mengatakan, hujan dengan beragam intensitas diperkirakan terjadi.

“Tiga hari kedepan, potensi hujan terjadi di Kabupaten OKU. Potensi ini hasil koordinasi dengan BMKG Sumatera Selatan, “ katanya.

Dijelaskan Gunalfi, potensi tersebut muncul karena beberapa fenomena atmosfir yang terjadi dan berimbas di kawasan Sumatera Selatan, termasuk Kabupaten OKU.

Dinamika atmosfir yang terjadi antara lain : MJO berada di kuadran 2 (indian ocean) yang membentuk awan hujan di Indonesia bagian barat, khususnya di Sumsel.

Baca juga :

Debit Air Sungai Saka Selabung Naik, Warga Bantaran Diminta Waspada

ASN Dishub Nekat Bakar Ruang Kadishub, Pemicunya Soal Pangkat

Kemudian, sambung Gun, nilai OLR (Outgoing Longwave Radiation) di wilayah Sumsel secara umum bernilai negatif, mengindikasikan kondisi atmosfer yang cenderung lebih aktif secara konvektif.

Lalu, Gelombang Equatorial Rossby dan Kelvin aktif di wilayah Sumsel,hingga tanggal 7 Mei 2026. Kemudian, terdapat indikasi pola belokan angin (shearline) yang mengakibatkan perlambatan dan penumpukan massa udara, sehingga meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Sumatera Selatan, khususnya wilayah OKU.

“Kondisi tersebut memicu wilayah OKU yang masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang – lebat, “ pesannya.

Menyikapi terkait hasil analisa cuaca khusus Kabupaten OKU yang dirilis BMKG, pihaknya menghimbau keseluruh lapisan masyarakat Kabupaten OKU, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan akan potensi/ancaman bencana hidrometeorology type basah terutama yang tinggal di wilayah rawan bencana. (13)

 

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di Google News