MARTAPURA — Pemerintah Kabupaten OKU Timur terus berupaya memperkuat sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di kalangan generasi muda melalui kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Pemula Pemuda Tahun 2026.
Kegiatan ini digelar Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) di Aula Kantor Bapperida komplek Pemkab OKU Timur, Rabu 6 Mei 2026.
Pelatihan tersebut menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kreativitas, inovasi serta kemampuan wirausaha para pemuda di Kabupaten OKU Timur.
Sebanyak 45 peserta mengikuti pelatihan tersebut. Mereka berasal dari organisasi kepemudaan, organisasi olahraga, kelompok kepariwisataan, mahasiswa hingga pemuda produktif yang belum memiliki pekerjaan tetap.
BACA JUGA
BPOM Bongkar 11 Kosmetik Berbahaya, Ada Krim Wajah hingga Sampo yang Disebut Bisa Picu Kanker
Tinjau Persiapan Puskesmas Naik Status, H Teddy Janji Lengkapi Fasilitas
Ketua pelaksana kegiatan, Isdaryono MPd mengatakan, pelatihan ini bertujuan membentuk sumber daya pemuda yang lebih berkualitas dan memiliki daya saing dalam menghadapi perkembangan dunia usaha.
“Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan kreativitas, memperluas wawasan usaha serta memiliki motivasi tinggi dalam membangun usaha mandiri,” ujarnya.
Selain materi kewirausahaan, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai pengembangan produk, strategi pemasaran, inovasi usaha hingga pentingnya membangun jaringan bisnis.
Sementara itu, Bupati OKU Timur melalui Kepala Disporapar, Nasrul SPd MM menyampaikan bahwa Kabupaten OKU Timur memiliki banyak potensi produk unggulan yang dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi daerah.
BACA JUGA
MUI, Pemkab OKU dan BAZNAS OKU Bersatu Gelar Safari Subuh di Desa Banjar Sari
Menurutnya, tantangan terbesar pelaku UMKM saat ini adalah masih minimnya inovasi dan kreativitas dalam pengembangan produk serta promosi usaha.
Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong pembinaan dan penguatan kapasitas pelaku UMKM, khususnya di kalangan generasi muda.
“UMKM memiliki peran penting dalam memperkuat struktur ekonomi masyarakat, mengurangi pengangguran dan membuka lapangan kerja baru,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa pelatihan kewirausahaan ini selaras dengan visi pembangunan Kabupaten OKU Timur, yakni “OKU Timur Maju Lebih Mulia”.
Dimana visi misi tersebut sama-sama menitikberatkan pada pembangunan ekonomi masyarakat yang mandiri dan berdaya saing.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap lahir wirausahawan muda baru yang mampu mengolah potensi lokal menjadi produk bernilai ekonomi tinggi dan mampu bersaing di pasar nasional maupun global. (wie)












