Korban Tenggelam Belum Ditemukan, Pencarian Dilanjutkan Sabtu Pagi
Oku satu – Beredar kabar, korban bocah tenggelam di sungai Ogan Desa Durian Kecamatan Peninjauan Kabupaten OKU, Jumat 8 September 2023 petang berhasil di temukan beberapa saat lalu.
Namun hal ini langsung di bantah BPBD Kabupaten OKU, Jumat 8 September 2023.
“Belum di temukan. Kami baru sampai di lokasi, ” ujar Plt Kepala BPBD OKU Gunawansyah, S.Pd.MM melalui Manager Pusdalops BPBD OKU Gunalfi, beberapa saat lalu.
BACA JUGA Bocah SD Hanyut, Warga Desa Durian Serbu Sungai Ogan
BPBD OKU baru selesai berkoordinasi dengan Pemerintah Desa terkait upaya pencarian korban. Untuk pencarian, pihaknya membawa dua perahu bermotor.
“Rencananya besok (sabtu 9/9) akan melakukan pencarian. Sesuai SOP, malam tidak di lakukan pencarian karena resiko. Selain itu juga akan berkoordinasi dengan Basarnas dan MTA, ” ungkapnya.
BACA JUGA Aduh! Belum Setahun Dibangun, Jalan Cor Di Desa Baturraden “Babak Belur”
Selain faktor resiko dan tidak sesuai SOP, tim juga belum mengetahui medan yang akan di telusuri.
“Jadi lebih besok sekalian menunggu tim lain, supaya tim gabungan yang sama-sama mencari, ” tandasnya.
Untuk di ketahui, kabar seorang bocah hanyut, Jumat 8 September 2023 menjelang malam, menggegerkan warga Desa Durian Kecamatan Peninjauan Kabupaten OKU.
BACA JUGA Jabatan Sekda Pagaralam Lengser Jelang Berakhirnya Jabatan Wako Pagaralam
Kabar tersebut mulai beredar sekitar pukul 18.30 wib. Namun di duga hanyut bocah warga Desa Durian terjadi pukul 18.15 wib.
Informasi yang di dapat, korban hanyut berinisial Al berusia 7 tahun warga Desa Durian Kecamatan Peninjauan. Ia pelajar yang baru mengenyam pendidikan kelas 2 SD.
Sebelumnya hilangnya Al di aliran sungai ogan Desa Durian, Al bersama tiga rekannya mandi di sungai ogan. Dari keempat bocah yang sebayanya, hanya AL yang tidak bisa berenang.
BACA JUGA Bandar Investasi Bodong Asal OKU Dian Rizky Dituntut 3 Tahun 6 Bulan Penjara
Ketika itu, Al bersama tiga rekan sebayanya : De (8), MA (8) dan Alp (7) berada di seberang sungai. Mereka hendak ke seberang sungai namun dengan berenang di sungai.
Dari keempat bocah ini, hanya Al yang tidak bisa berenang. Namun karena melihat temannya hendak berenang menyeberangi sungai, ia pun hendak turut namun di larang MA. “Dak usah, kau kan dak bisa berenang, ” larang MA.
BACA JUGA Dua Remaja Terkapar di Tepi Jalan, Diduga Korban Lakalantas
Setelah melarang, DE, MA, dan ALP berenang menyeberangi sungai ogan. Sesampainya di seberang sungai, mereka tidak mendapati Al di pangkalan awal.
Mereka memanggil AL, namun tidak ada sahutan. Mereka pun cemas. Kecemasan itu akhirnya berujung ke laporan orangtua Al. Sontak saja, orangtua Al langsung menyerbu ke sungai ogan.
BACA JUGA Puluhan Pejabat Oku Timur Dirotasi, Wabup : Tidak Ada Alasan, Target Harus Ada
“Korban di duga hanyut di sungai yang kedalamannya 5 meter dan berarus deras. Hingga malam ini proses pencarian masih di lakukan, ” ujar Kasi Humas Polres OKU AKP Budhi. (13/wen)










