Tunjangan Profesi Guru Belum Dibayarkan, Oh Tuhan Kemana Kuharus Mengadu
OKUSATU.ID – Guru penerima tunjangan Profesi Guru (TPG) atau tunjangan sertifikasi di Kabupaten OKU mulai resah. Sebab, hingga saat ini para guru belum terima tunjangan sertifikasi.
Padahal sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan OKU H Topan Indra Fauzi sempat membuat statemant di media bahwa Tunjangan Sertifikasi guru Triwulan ke 4, (Oktober-Desember 2023) dicairkan paling lambat 25 Desember 2023.
Faktanya, sampai malam ini, tunjangan sertifikasi guru belum kunjung dicairkan Diknas OKU.
“Dek, mana janji Kadisdik OKU yang katanya tunjangan sertifikasi guru akan kami terima sebelum 25 Desember 2023, buktinya sudah tanggal 28 desember 2023 belum ada bau-baunya,” cetus salah satu guru kepada jurnalis okusatu.id.
Ia menyesalkan statement Kadisdik OKU yang suka memberikan janji palsu kepada guru terkait pencairan tunjangan sertifikasi guru triwulan ke 4 tahun 2023.
“Ribuan guru penerima tunjangan sertifikasi di OKU kena prank oleh
Kadisdik,”ucapnya.
Kadisdik OKU H Topan Indra Fauzi melalui Kabid PTK ,Taufiq Hidayat, S.Kom, MM, melalui Kasi PTK SD Sahri, SE, M.Pd, mengatakan, tunjangan sertifikasi guru masih proses Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) di BKAD siang tadi.
Namun, karena siang tadi kepala BKAD OKU ada rapat dengan DPR maka menunggu SP2D di teken Kaban BKAD.
“Setelah SP2D diteken kepala BKAD OKU, baru dibawa ke bank untuk proses pembayaran atau disebar ke rekening para guru penerima tunjangan sertifikasi,” kata Sahri.
Jumlah guru penerima sertifikasi guru di Kabupaten OKU sebanyak 1.273 orang. Jumlah tersebut terdiri dari Guru ASN (PNS, PPPK) jenjang TK, SD, SMP dan pengawas sekolah.
Total dananya sebesar Rp15,72 M untuk triwulan ke4 tahun 2023. Sementara besaran TPG yang diterima setiap guru bervariasi sesuai gaji pokok masing-masin guru berdasarkan golongan dan masa kerja.
“Namun TPG untuk pertiga bulan kisarannya mulai dari Rp8-12juta/orang/guru,”sebutnya.
Pemimpin Cabang Bank Sumsel Babel Baturaja Muhammad Ramli Sinin dikonfirmasi mengaku sampai mala mini belum menerima SP2D untuk pembayaran tunjangan profesi guru.
Ramli mengatakan, pihaknya akan mencairkan TPG apabila ada SP2D dari BKAD OKU.
“Tolong tanyakan ke BKAD(SP2D,red) , karna tugas kami hanya membayarkan bila SP2D- nya telah terbit, tapi sampai malam ini kami belum terima SP2D,” tukasnya.(15)






