Hujan Awet dari Jumat Malam hingga Sabtu Pagi, BPBD OKU Sebut Ini Pemicunya
OKU – Hujan deras mengguyur hampir di seluruh wilayah di Kabupaten OKU. Hujan lebat terjadi sejak, Jumat 23 Februari pukul 20.30 wib hingga Sabtu 24 Februari 2024.
Beberapa daerah rawan banjir, sudah terdampak sejak Jumat malam. Sebut saja di antaranya Jln Let Tukiran Kelurahan Talang Jawa Kecamatan Baturaja Barat.
Banjir di kawasan padat penduduk ini, menutup jalan poros hingga selutut orang dewasa. Bahkan, untuk menghindari gelomba air masuk ke rumah, warga terpaksa memasang portal dengan bangku panjang.
Tergenangnya air di badan jalan dipicu drainase yang meluap. Sehingga, air yang seharusnya bermuara ke drainase besar, justru “parkir” di pemukiman warga.
“Biasa kalau di sini bro. Dari jaman dak enak sampai sekarang, ” ucap Yanto sembari tertawa.
Banjir tersebut, kata dia, biasanya tidak lama. Ketika guyuran hujan mereda, tingginya debit air juga menyusut cepat.
“Hujan reda, tidak sampai 20 menit, air sudah susut dari jalan, ” tuturnya.
Kepala BPBD OKU Januar Effendi melalui Manager Pusdalops Gunalfi mengatakan, hujan yang terjadi Jumat malam belum berdampak. Kendati demikian, laporan dari Posko BPBD sudah masuk ke meja kerjanya.
“Posko Ulu Ogan, Semidang Aji, Peninjauan, Pengandonan dan Muara Jaya sudah laporan, tapi masih kondusif, termasuk di dalam kota, ” ucapnya.
Hasil koordinasi dengan BMKG Sumatera Selatan, penyebab hujan yang terjadi di Kabupaten OKU dikarenakan pola angin gradien lapisan 3.000 feet terdapat konvergensi di Sumatera Selatan bagian barat.
“Fenomena ini berkontribusi membentuk awan hujan di Kabupaten OKU, ” tandasnya. (13)











