Debit Sungai Ogan Bertambah, BPBD OKU Intruksi Posko Pantau Lokasi
OKUSATU.id – Debit air sungai ogan bertambah, seiring hujan mereda yang terjadi pada Minggu 5 April 2026 malam. Pantauan okusatu.id di sungai ogan jembatan ogan satu, debit air bertambah cukup signifikan.
Jarak permukaan air dengan tulisan Taman Sepadan Ogan 1 berkisar 1 meter. Sementara pantauan dari jembatan ogan IV Desa Tanjung Baru, permukaan air sungai menyisakan dua mata anak tangga di pangkal pemandian warga Gudang Garam.
Sedangkan berdasarkan laporan operator pemantau debit air sungai BPBD OKU pada pukul 07.45 wib menyebut, debit air sungai bertambah dari tiga titik lokasi yang dipasang alat water gauge.
Seperti di Desa Ulak Lebar Kecamatan Ulu Ogan debit air sungai naik sekitar 63.08 cm. Di Desa Gunung Liwat Kecamatan Pengandonan naik sekitar 51.16 cm, dan di Desa Sukaraja Kecamatan Lengkiti naik sekitar 41.34 cm.
Baca juga :
Angin Mengamuk di OKU Selatan! Empat Sekolah Rusak, Atap Beterbangan di Tengah Hujan Deras
Hujan Intai Delapan Wilayah di Sumsel, Kabupaten OKU Berpotensi hingga 3 Hari ke Depan
“Debit air sungai bertambah namun dalam kategori normal, “ ujar Kepala BPBD OKU Januar Effendi melalui Manager Pusdalops Gunalfi.
Lalu, bagaimana potensi penambahan debit air sungai siang ini ? Gunalfi menjelaskan, pihaknya sudah mengintruksikan ke petugas posko BPBD di kecamatan, untuk menyampaikan laporan perkembangan di wilayah masing-masing.
“Petugas posko sudah diintruksikan agar menyampaikan laporan di wilayah masing-masing, termasuk memantau perkembangan debit air sungai secara ril, “ tuturnya.
Baca juga :
Sampah Antariksa Jatuh di Samudera Hindia, Bukan di Lampung
Bupati Oku Selatan dan Polres Oku Selatan Pastikan Keamanan Ibadah
Pemantauan ke lokasi, kata dia, harus dilakukan berkala. Mengingat jumlah alat pemantau debit air sungai yang dipasang di Kabupaten OKU masih sangat terbatas.
“Alat pemantau masih terbatas, jadi kami minta petugas posko untuk memantau langsug ke sungai, “ ungkapnya.
Dirinya menjawab kekhawatiran masyarakat, terkait potensi banjir yang berasal dari luapan air sungai ogan. Menurutnya, jika sepanjang siang ini tidak terjadi hujan di hulu sungai, pemicu banjir tidak akan terjadi.
“Kalau malam nanti hujan, mungkin tidak akan memicu banjir. Karena, debit air sungai di tengah kota sudah berkurang, karena sudah mengalir ke hulir, “ tandasnya. (13)









