OKU RAYASumsel

Diduga Masalah Keluarga, Bidan Desa Akhiri Hidup Dengan Cara Mengenaskan

×

Diduga Masalah Keluarga, Bidan Desa Akhiri Hidup Dengan Cara Mengenaskan

Sebarkan artikel ini

Diduga Masalah Keluarga, Bidan Desa Akhiri Hidup Dengan Cara Mengenaskan

MUARA DUA KISAM – Betapa kagetnya, Depri, warga Dusun IV Desa Muara Dua Kisam Kecamatan Muara Dua Kisam Kabupaten OKU Selatan.

Pasalnya, ia mendapati adik kandungnya meregang nyawa dengan cara yang mengenaskan. Ya, AF (32), seorang bidan desa, ditemukan tewas tergantung di dalam kamar, Selasa (23/1).

Ditemukannya bidan desa yang diduga mengakhiri hidup dengan gantung diri ini, sekitar pukul 11.19 wib. Ketika itu, Depri yang baru saja pulang dari kebun, hendak membangunkan adiknya di dalam kamar.

“Sebelumnya kejadian, paginya kakak korban ini pergi ke kebun meninggalkan adiknya sendirian yang masih tertidur di kamar, ” ujar Camat Muara Dua Kisam, Adi Ismul Mubarag, S.Com.

Saat pulang dari kebun inilah, dikatakan Camat, Depri hendak membangunkan adiknya yang masih di dalam kamar.

Namun, setelah beberapakali pintu kamar diketuk, tidak ada jawaban dari dalam kamar. Depri lalu keluar rumah, dan hendak membangunkan adiknya lewat luar jendela kamar.

“Saksi terkejut saat menggeserkan gorden jendela kamar, korban sudah tergantung dengan posisi kepala miring ke kanan dan lidah terjulur, ” ungkapnya.

Setelah melihat adiknya meregang nyawa di tali gantungan, Depri meminta bantuan untuk menurunkan korban. Sekira jam 11.25 wib, Polsek Muara Dua Kisam bersama Nakes UPT Puskesmas Muara Dua Kisam datang, langsung memeriksa keadaan korban.

“Namun sayang, korban sudah tidak bernyawa, ”ujar Camat.

Dari keterangan Depri, diduga penyebab gantung diri akibat depresi karena faktor keluarga. Korban dimakamkan di TPU Desa Muara Dua Kisam.

“Korban seorang Bidan Desa yang bertugas di Desa Padang Lay Kecamatan Kisam Tinggi, berdomisili di Dusun IV Desa Muara Dua Kisam Kecamatan Muara Dua Kisam, ” tandasnya. (Ant)

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di Google News