OKU RAYASumsel

Diganjar Penghargaan, Tiga Tahun Kabupaten OKU Zero Malaria

×

Diganjar Penghargaan, Tiga Tahun Kabupaten OKU Zero Malaria

Sebarkan artikel ini
Malaria
Pj Bupati OKU menerima penghargaan dari Kementeriaan Kesehatan karena sukses menangani kasus penyakit malaria

OKU SATU – Hattrick Pemerintah Kabupaten OKU sukses menekan kasus malaria selama tiga tahun berturut.  Selama tiga tahun berturut, Kabupaten OKU membikin babak belur kasus malaria.

Capaian itu menjadikan kabupaten  sejajar dengan 5 provinsi dan 30 kabupaten/kota di Indonesia dalam penanganan kasus penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk anopheles.

 

 

Kerja keras semua pihak ini, Kabupaten OKU mendapat penghargaan fastastis skala nasional. Dari kementerian Kesehatan RI berupa sertifikat eliminasi malaria.

Titik Nol Kilometer Ibukota Nusantara (IKN) Penajam Paser Utara Kalimantan Timur, menjadi saksi Pj Bupati OKU H Teddy Meilwansyah menerima penghargaan itu pada 15 Juni 2023 bersama pemerintah provinsi, serta kabupaten/kota se Indonesia.

 

 

Penyerahan penghargaan langsung dari Dirjen P2P (Pencegahan dan Pengendalian Penyakit) Dr dr, Maxi Rein Rondonuwu DHSM MARS. yang mewakili Kementrian Kesehatan.

Kabupaten OKU menjadi salah satu dari 4 Kabupaten di Provinsi Sumsel yang menerima penghargaan tersebut.

 

 

Tekan Malaria, Beri Pelatihan Nakes

Pj Bupati OKU H Teddy Meilwansyah menjelaskan, penyerahan penghargaan atas upaya dan langkah Pemkab OKU menekan angka penyebaran malaria.

“Dalam waktu 3 tahun berturut-turut angka malaria di OKU adalah Zero atau Zero Malaria,” sebutnya.

 

 

Capaian ini, kata orang nomor satu di OKU, berkat kerjasama dan komitmen bersama pihak dan pemangku kepentingan. Sehingga Zero Kasus penyakit ini dapat terwujud melalui uji lab dan assessment dari tim kemenkes RI.

“Kerja sederhana namun konkrit dan nyata telah kami lakukan,” imbuhnya.

 

 

BACA JUGA Ratusan Warga OKU Terserang Diare, Ini Penyebabnya..

Langkah konkrit yang dilakukan antara lain, melakukan pelatihan tenaga kesehatan (Nakes) tentang tata laksana kasus malaria secara rutin dan berkelanjutan, pembagian kelambu pada  wilayah-wilayah rawan nyamuk.

“Kita juga menyebar bibit ikan nila pada tempat yang rawan pembiakan nyamuk,” tuturnya.

 

Kemudian, Tim satgas malaria yang bekerja secara maksimal. Tim bekerja rutin melakukan survei dan penangkapan nyamuk.

Selain itu, bekerjasama dengan Kodim 0403 OKU dan perusahaan perkebunan PT Mitra Ogan untuk melakukan pemeriksaan bagi anggota TNI yang baru pulang penugasan. Terutama yang baru pulang dari Papua dan pekerja Perkebunan.

“Harapan kita kedepan, OKU bisa mempertahankan prestasi ini, dan ini menjadi motivasi bagi kita untuk lebih baik lagi,” tandasnya. (13)

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di Google News