OKUSATU.id – Entah mimpi apa Didi Chandra tadi malam. Sampai-sampai ketika hari masih pagi buta, sudah mendapat balak.
Kepala sopir angkutan desa ( Angdes ) itu bocor, setelah dipukul Syaiful yang tak lain tetangganya sendiri dì Pengandonan.
Aksi kekerasan itu terjadi pada Selasa 29 Juli 2025, dì kawasan pasar kalangan Desa Tangsi Lontar Kecamatan Pengandonan Kabupaten OKU.
Akibat penganiayaan itu, Diri Chandra dilarikan warga Puskesmas Pengandonan, karena luka di bagian kepala.
Baca juga :
Jembatan di Muarajaya Segera Diperbaiki, Begini Janji Dinas PUPR OKU
Batu Koral Ngentak Jidat, Pelaku Masuk Bui, Korban Masuk Rumah Sakit
Kepala Sopir Dipukul Martil Besi
Selasa pagi, 29 Juli 2025 warga desa dì Kecamatan Pengandonan dan Muarajaya beramai – ramai ke pasar kalangan.
Mereka belanja kebutuhan harian untuk satu pekan kedepan. Pada hari, itu Pasar kalangan Desa Tangsi Lontar jadwalnya beroperasi.
Saat warga sibuk belanja, Didi Chandra di balik kemudi mobil angdesnya, sibuk menurunkan penumpang dì depan pasar.
Suasana mendadak berubah. Saat dari luar mobil, Syaiful pria berusia 59 tahun datang menghampiri Didi Chandra sembari membawa martil besi.
Baca juga :
Dua Warga di OKU Dibantai, Wanita Setengah Abad Meregang Nyawa
Tanpa basa-basi, martil yang dibawa Syaiful menghantam jidat pria 55 tahun tanpa sebab jelas.
Darah ngocor dari kening sebelah kiri. Mendapat serangan mendadak, Didi lantas keluar dari ruang kemudi.
Lagi-lagi Syaiful menyambut Didi dengan serangan martil bergagang kayu di tangan. Didi berusaha melawan, tak urung keduanya gulat dì aspal jalan.
Melihat dua warga Desa Kesambirata Kecamatan Pengandonan itu gulat, warga pengunjung pasar melerai dan dilarikan ke Puskesmas.
“Korban mengalami luka robek dì kening kiri, memar dì siku tangan kanan dan lecet dì kaki kiri, ” ujar Kasi Humas Polres OKU AKP Ibnu Holdun
Di hari yang sama sekitar pukul 12.00 wib, pelaku Syaiful mendatangi Polsek Pengandonan menyerahkan diri atas perbuatannya yang dilakukan pada Selasa pagi.
“Pelaku menyerahkan diri ke Polsek Pengandonan, ” tandasnya. (13)












