Harga Getah Rentan Ambrol, Begini Kesedihan Petani
OKUSATU.id, Lubuk Raja – Petani karet dì Kecamatan Lubuk Raja, belum puas dengan harga getah karet baru-baru ini.
Pasalnya, meski harga cukup tinggi namun kondisi tersebut belum stabil dan cenderung harga getah bisa rontok.
Seperti saat penjualan getah terakhir pekan kemarin, getah dihargai Rp 13.600 per kilogram. Harga tersebut naik Rp 400 per kilogram.
“Naiknya sedikit, tapi biasanya kalau turunnya (harga) banyak, ” ujar Uut, petani getah di Desa Baturaden Dusun Wanarata.
Baca juga :
Honorer PDAM Ditemukan Tewas dalam Ruko di Muaradua, Polisi Duga Akhiri Hidup dengan Pestisida
Karet yang ia jual merupakan getah karet yang dipanen setiap setengah bulan atau 14 hari.
Sementara, Wati petani karet lainnya mengatakan, getah yang ia jual dihargai Rp 11 ribu per kilogram, lebih murah karena hasil panen 10 harian.
“Untuk nambah pendapatan, saya ambil upahan manen selain manen punya sendiri, ” ungkapnya.
Uang hasil penimbangan getah, kata dia, selain untuk mencukupi kebutuhan harian juga untuk keperluan pendidikan.
“Buat kirim anak kuliah juga dari hasil kebun, ” tandasnya (unt)












