Horor di Taman Muaradua! Niat Baik Berujung Petaka, Pemuda Dibacok Saat Coba Melerai
MUARADUA– Suasana malam di pusat kota Muaradua mendadak berubah mencekam. Sebuah aksi kekerasan brutal pecah di ruang publik dan meninggalkan luka serius bagi seorang pemuda yang sama sekali tidak terlibat dalam konflik
Peristiwa itu terjadi di Taman Serasan Seandanan pada Jumat malam (20/3/2026), saat kawasan tersebut masih ramai aktivitas warga.
Niat Meleraikan, Justru Jadi Sasaran Amukan
Kejadian bermula dari keributan yang melibatkan sekelompok orang di area taman. Situasi memanas dan berubah menjadi aksi kekerasan terhadap salah satu warga.
Melihat kondisi tersebut, seorang pemuda mencoba turun tangan untuk meredakan suasana.
Baca juga :
Seruduk Mitsubishi dì Tikungan Gunung Meraksa, Suzuki Terbang ke Jurang
Bentrok Enam Pria Dewasa dì Lapo Tuak, Dua Pelaku Dìburu Polisi
Namun, langkah itu justru berujung petaka.
Alih-alih meredakan konflik, korban malah menjadi target pengeroyokan. Tanpa belas kasihan, sekelompok pelaku menyerang korban secara bersamaan
Dalam kondisi chaos, salah satu pelaku menghunus parang dan mengayunkannya ke arah tubuh korban.
Ser4ngan itu berlangsung liar dan tidak terkendali.
Ironisnya, dalam kekacauan tersebut, pelaku juga sempat melukai rekannya sendiri.
Polisi Bergerak Cepat, Satu Pelaku Diamankan
Aparat kepolisian langsung turun tangan begitu menerima laporan kejadian.
Hasil penyelidikan cepat membuahkan hasil. Seorang pemuda berinisial AA (18) berhasil diamankan dan kini telah ditetapkan sebagai tersangka.
AA diserahkan langsung oleh pihak keluarga melalui perangkat desa, sebagai bentuk tanggung jawab.
Saat ini, tersangka telah ditahan di Polres OKU Selatan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Tiga Pelaku Lain Masih Diburu
Meski satu pelaku telah diamankan, polisi masih memburu tiga orang lainnya yang terlibat dalam aksi brutal tersebut.
Salah satu dari mereka diduga merupakan pelaku utama yang melakukan pembacokan menggunakan senjata tajam.
Petugas terus melakukan pengejaran dan mengumpulkan informasi di lapangan.
Korban Alami Luka Parah, Jalani Perawatan Intensif
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka bacok serius di sejumlah bagian tubuh.
Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit dan kondisinya terus dipantau oleh tim medis.
Polisi Tegaskan Tak Ada Ampun untuk Pelaku Kekerasan
Kapolres OKU Selatan, I Made Redi Hartana, menegaskan bahwa pihaknya akan bertindak tegas terhadap seluruh pelaku.
Ia menyebut ruang publik seperti taman kota harus menjadi tempat aman bagi masyarakat, bukan lokasi aksi kekerasan.
Kasat Reskrim, Aston L. Sinaga, juga mengimbau para pelaku yang masih buron untuk segera menyerahkan diri sebelum ditindak tegas.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Nandang Mu’min Wijaya, memastikan pihaknya mendukung penuh pengungkapan kasus ini hingga tuntas.
Dalam proses pengungkapan, polisi tidak hanya mengandalkan penyelidikan teknis, tetapi juga melakukan pendekatan kepada tokoh masyarakat.
Strategi ini terbukti efektif, hingga akhirnya keluarga salah satu pelaku memilih menyerahkan anaknya secara sukarela.
Insiden ini menjadi pengingat keras bahwa ruang publik masih rawan terhadap aksi kekerasan.
Masyarakat pun diminta lebih waspada serta berani melapor jika melihat potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.
Kasus ini masih terus dikembangkan, sementara aparat berupaya menangkap seluruh pelaku yang terlibat. (Red)












