Menjelang arus mudik Lebaran 2026, prajurit TNI meningkatkan pengamanan di jalur utama Sumatera Selatan. Prajurit dari Kodam II/Sriwijaya menempatkan personel bersenjata lengkap, termasuk penembak jitu atau sniper, di sepanjang ruas Tol Kayu Agung–Palembang–Betung atau Tol Kapal Betung.
Langkah ini bertujuan menjaga keamanan para pemudik yang melintasi jalur tol strategis tersebut.
Tol Kapal Betung menjadi salah satu jalur utama yang menghubungkan berbagai daerah di Sumatera sehingga selalu ramai dilalui kendaraan saat musim mudik.
Panglima Kodam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis menegaskan bahwa TNI menyiapkan strategi pengamanan khusus menjelang dua momentum besar, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.
BACA JUGA
Empat Orang yang Dirindukan Syurga
Tingkatkan Pemahaman Kepemimpinan Strategis Hadapi Tantangan Daerah
Ujang Darwis menjelaskan bahwa prajurit TNI tidak hanya melakukan patroli rutin. Prajurit juga menempatkan sniper di beberapa lokasi yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.
Langkah ini bertujuan menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun arus balik Lebaran.
TNI juga memperkuat kerja sama dengan kepolisian dalam menjaga keamanan jalur mudik. Personel TNI dan Polri melakukan patroli bersama serta memantau situasi di sepanjang jalur tol.
Petugas gabungan mengawasi potensi gangguan seperti aksi premanisme jalanan, perampasan, maupun pelemparan batu ke kendaraan yang melintas.
BACA JUGA
Empat Hari Tersiksa Usai Berbuka Mie Ayam, ES Wafat Dini Hari
Ujang Darwis menempatkan personel keamanan di sejumlah titik yang memiliki tingkat kerawanan tinggi. Titik tersebut umumnya berada di area yang jauh dari permukiman warga.
Kehadiran personel bersenjata lengkap juga memberi efek pencegahan bagi pelaku kriminal yang mencoba memanfaatkan situasi padatnya arus mudik.
Selain meningkatkan pengamanan, aparat juga mengingatkan masyarakat agar mempersiapkan perjalanan mudik dengan baik.
Pemudik perlu memeriksa kondisi kendaraan sebelum berangkat. Pengendara juga harus memastikan kondisi tubuh tetap prima selama perjalanan jauh.
Ujang Darwis mengimbau pengendara agar tidak memaksakan diri ketika rasa lelah atau kantuk datang saat berkendara.
BACA JUGA
Cek Jalur Mudik, Kapolda Sumsel Gandeng Lintas Sektor : Bumi Sriwijaya Harus Aman-aman Bae
Pengendara sebaiknya berhenti sejenak di rest area atau tempat aman untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.
Langkah sederhana tersebut membantu pemudik menghindari kecelakaan selama arus mudik Lebaran.
Dengan pengamanan ketat dari TNI dan Polri, masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik Lebaran 2026 dengan lebih aman dan nyaman. ***







