Jasad LA, Korban Terseret Banjir di Batang Hari Ditemukan
Semidang Aji – Setelah Ha (7) seorang Siswi, warga Kampung Dwikora Kecamatan Bukit Kemuning Kabupaten Lampung Utara dinyatakan hanyut terbawa arus sungai Ogan, dan jasadnya ditemukan.
Kini jasad La wanita lansia (60) tahun warga Kecamatan Sukarame, lima dari penumpang mobil engkel elf ditemukan di Desa Padang Bindu Kecamatan Semidang Aji, pada Jum’at pagi 24 Mei 2024.
Kapolres OKU AKBP Imam Z melalui Babinkamtibmas kecamatan Semidang Aji Aipda Hadi Suhendra mengatakan, Untuk jasad HA telah dibawa keluarga ke Bukit Kemuning sekitar pukul 12.00 Wib tadi malam.
Baca Juga :
Korban Terseret Banjir Masih Simpang Siur
Banjir Berlalu, Lalulintas Kendaraan di Lintas Batukuning Macet
Sedangkan untuk Jasad LA telah dibawa keruang jenazah Rumah sakit Umum Baturaja.
“Saat ini kita masih berupaya mencari korban yang lain,” Pungkasnya.
Untuk diketahui, pada Kamis 23 Mei 2024 dini hari, dua kendaraan terseret banjir di jalan lintas Sumatera Desa Batang Hari Kecamatan Semidang Aji.
2 kendaraan yang terseret banjir pada Kamis 23 Mei 2024. Yakni, dump truk warna kuning BH 8065 RU yang dikemudikan Ranto Pardede, dan mobil penumpang elf warna merah (belum diketahui plat nomor kendaraan).
Dump truk berisi 2 orang, sedangan bus penumpang berisi 7 orang.
“Sopir dan penumpang dump truk selamat, sementara penumpang Elf belum diketahui, ” ujar Bhabinkamtibmas Polsek Semidang Aji Polres Oku Aipda Hadi Suhendra.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis 23 Mei dini hari sekitar pukul 00.30 wib. Dua kendaraan ini berangkat dari arah Muara Enim.
Di urutan depan, dumptruk BH 8065 RU persis di belakanganya mobil angkutan umum berisi 7 penumpang.
Saat berada di tikungan jalan lintas di Desa Batang Hari, laju dump truk terhenti. Sebab, di depannya air luapan sungai Ogan berarus deras menutup badan jalan.
Ranto sopir dump truk berusaha mengarahkan kendaraan ke Desa Sukarami, namun gagal. Karena banyaknya kayu besar yang “nongkrong” di badan jalan.
Sementara untuk putar balik sangat sulit. Karena persis di belakangnya angkutan penumpang bus Elf, sudah mengantre.
Di saat bersamaan, arus deras luapan air sungai Ogan makin menjadi. 2 orang penumpang dump truk menyelamatkan diri dengan naik ke atap rumah warga, sementara enam penumpang bus Elf, cari selamat naik ke atap bus.
Nahas, derasnya arus banjir mampu mendorong bus Elf yang di atasnya ada 6 penumpang yang cari selamat. Bus Elf terguling bersamaan dengan 6 orang penumpang.
Pada pukul 06.00 wib, diketahui salah satu penumpang bus Elf selamat yakni Sukurman. Disusul penumpang selamat lainnya.
Bus Elf ditemukan tak jauh dari TKP, sedangkan dump truk hingga kini belum ditemukan bersamaan lima korban lainnya.
“Saat ini kami sudah berkoordinasi dengan BPBD OKU untuk mencari korban hanyut, ” tandasnya. (Wen)












