Mitos Goa Putri, Patung Dua Penjaga, Dan Lumbung Padi “Pendobrak” Hasil Tani
OKUSATU.id – Objek wisata Goa Putri masih menjadi tujuan wisata masyarakat di akhir pekan. Kendati sangat banyak fasilitas yang harus dibenahi. Baik dari sisi keamanan maupun penerangan di dalam goa.
Wisata alam yang berlokasi di Desa Padang Bindu Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten OKU sarat dengan cerita legenda yang beredar di masyarakat. Yakni, konon masih berkaitan dengan sumpah orang sakti “Si Pahit Lidah”.
Alhasil, goa yang diwarnai cerita legenda itu banyak ditemukan objek-objek yang menyerupai sesuatu yang dikenal. Sebut saja patung Harimau Penjaga, lumbung padi, tahta raja, dan masih banyak lagi.
Baca juga :
Waspada Kemarau Ekstrem! Herman Deru Minta Desa di OKU Siaga
Goa Putri Dengan Fakta Menariknya, Nomor 7 Kamu Pasti Baru Tahu
Namun, yang baru penulis temukan yakni patung dua penjaga pintu keluar serta batu telunjuk. Untuk menemukan patung dua penjaga, perlu bertanya kepada tour guide, karena lokasinya berada pada dinding atas goa yang jaraknya sekitar 4 meter dari tanah.
Uniknya Goa Putri bukan sekedar cerita legenda yang diceritakan dari mulut ke mulut. Tapi juga diyakini memiliki nilai sacral. Tak sedikit masyarakat menyampaikan hajat di tempat tertentu. Dan kembali untuk membayar nazar.
Baca juga :
Nyamar Jadi Polisi! Dua Bandit Aniaya Pelajar di Martapura, Satu Dibekuk Satu Buron
Ngoceh Tak Karuan dì Siang Bolong, Petani dì OKU Kojor Dibac0k Golok
Berikut mitos yang beredar di seputaran Goa Putri bersama tour guide Dika.
1`. Pemandian Putri
Lokasi pemandian putri berada di lambung goa sebelah bawah. Konon aliran sungai Semuhun di dalam goa ini tempat putri mandi.
Kepercayaan masyarakat, jika membasuh wajah dengan air di lokasi ini, bisa awet muda apalagi air di dalam goa tersebut sangat menyegarkan.
Namun tak sedikit masyarakat meyakini, air di tempat pemandian putri berkhasiat untuk pengobatan.
Di lokasi ini juga, disebut ada pengunjung yang menyampaikan doa, dan kembali untuk membayar nazar, ketika hajat terkabul.
“Ada yang memotong kambing bahkan sapi. Kalau yang bayar nazar motong ayam sudah banyak. Ada juga yang melepas ikan di dalam goa, “ katanya.
- Lokasi Semedi

Dulunya, lokasinya ini hanya ruang kosong di dalam goa yang berdampingan dengan pendampuran.
Namun belum lama ini, ada seorang pengunjung dari luar Kabupaten OKU yang meminta dibuatkan lantai keramik berukuran 2 x 2 meter di lokasi tersebut.
“Kami yang buatkan, setelah dana ditransfer. Mungkin beliau ada pesan, sehingga meminta dibuatkan lantai di dalam goa, “ terangnya.
Nah di lantai tersebut, terdapat bekas ritual seperti kembang maupun dupa. Bahkan pernah petugas pengelola goa menemukan benda yang taka sing, namun mengundang pertanyaan.
“Ada foto perempuan ukuran kecil di lokasi itu. Entah bekas ritual atau apa kami kurang tahu, “ terangnya.
- Lumbung Padi dan Kesuksesan Pertanian

Lumbung padi yang berubah menjadi batu, berlokasi di jalan keluar Goa Putri setelah melalui celah sempit.
Selama ini, lumbung padi kerap dijadikan background wisatawan ketika berkunjung ke wisata tersebut. Namun belakangan, ada pengunjung yang mempercayai, jika remahan di bawah lumbung padi tersebut mengandung kegunaan lain.
Konon remahan yang diambil dari bawah lumbung padi, digunakan untuk memakmurkan hasil panen padi.
“Ada yang mempercayai itu. Jadi remahan di bawah lumbung padi dicampur dengan lahan tanaman, konon hasilnya melimpah, “ ujar Dika menjelaskan.
- Patung Penjaga

Sebelum keluar goa, tak jauh dari tahta raja, ada objek yang tersembunyi. Ya, terdapat dua patung pria penjaga yang menggunakan tanjak di kepala. Dua wajah menghadap ke bawah, seolah mengawasi pengunjung di bawahnya.
Objek tersebut sulit untuk ditemukan, karena posisinya berada di dinding atas jalan keluar, berjarak 4 meter dari permukaan jalan.
“Agak nyelip, jadi banyak yang belum tahu, “ jelas Dika.
- Batu Telunjuk Jempol

Sebelum menapaki mata anak tangga yang mengarah keluar goa, patung batu yang membentuk jempol dan telunjuk menghadang.
Batu yang menghadang pengunjung goa, seolah memberi petunjuk, bahwa di atas ada patung penjaga. (13)












