Kabut Asap Sapa Warga OKU
OKU SATU – Kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah) di Kabupaten OKU menjadi perhatian serius pemerintah Kabupaten OKU dan lintas sektoral.
Pj Bupati OKU H Teddy Meilwansyah mengatakan, ada 125 hotspot atau titik panas yang terpantau di Kabupaten OKU.
Kondisi ini membuat udara di Kabupaten OKU ikut terdampak. Di mana, sejak beberapa hari belakangan kabut asap mulai menjamah penduduk.
Baca juga :
Jemput Bola Perekaman KTP Mudahkan Penyandang Di sabilitas dan Perekam Pemula
Inilah Calon Komut Anggota BPR Baturaja
“Hampir 2 minggu ini kita lihat saat bangun pagi saat kita buka pintu bukan tamu namun asap, ” ujar Pj Bupati OKU H Teddy Meilwansyah saat rapat sektoral terkait siaga Karhutlah yang di gelar di ruang multi media Wicaksana Laghawa Polres OKU, Sabtu 30 September 2023.
Teddy juga mengintruksikan lurah, kades dan camat untuk terus menghimbau masyarakat agar jangan membuka hutan lahan dengan pembakaran.
“Pos Kota karhutla, di setiap wilayah agar dapat memantau karhutla ini, ” Ucapnya.
Baca juga :
Rekreasi Berujung Petaka, Seorang Bocah Oku Timur Tenggelam di Wisata Batu Ampar OKU
BLT Desa Pandan Dulang Di gelontorkan, Begini Respon Warga
Dandim 0403 OKU Letkol Infanteri, Harri menyampaikan permasalahan yang kita hadapi yakni asap dari kebakaran yang berdampak ke berbagai bidang, termasuk kesehatan.
” Kitab berdoa kebakaran tidak meluas, dan kita tetap bersinergi, ” tegasnya.
Kapolres OKU, AKBP. Arif Harsono meminta para pemimpin warga di wilayah tugasnya, agar terus menghimbau warganya soal bahaya karhutlah.
” Terus lakukan himbau jangan membakar hutan dan Sigap terhadap bencana, ” pungkasnya. (Wen)












