OKU RAYA

Kodim 0403 OKU Bangun Jembatan Gantung, Dua Kawasan Kembali Terhubung

×

Kodim 0403 OKU Bangun Jembatan Gantung, Dua Kawasan Kembali Terhubung

Sebarkan artikel ini
Pembangunan jembatan gantung di Desa Pusar Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten OKU terus digeber pengerjaannya.
Pembangunan jembatan gantung di Desa Pusar Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten OKU terus digeber pengerjaannya.

TNI Bangun Jembatan Gantung, Dua Kawasan Kembali Terhubung

OKUSATU.id – Pembangunan  jembatan gantung di Desa Pusar Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten OKU terus digeber pengerjaannya. Sejak Desember 2025 hingga saat ini, anggota Kodim 0403 OKU dan masyarakat setempat terus berjibaku menyelesaikan bangunan vital yang dinantikan warga desa ini.

Keberadaan jembatan gantung ini sangat vital di masyarakat. Karena,  jembatan ini menghubungkan warga Dusun IV Desa Pusar dengan warga Dusun I, II, dan III Desa Pusar yang lokasinya di tepi jalan raya provinsi Sumatera Selatan.

Jembatan dengan empat tiang pilon penahan ini membentang di atas sungai ogan sepanjang 100 meter dengan lebar jembatan 2 meter. Selain itu, pada sisi kiri dan kanan badan jembatan, juga dibangun tiang penahan yang dihubungkan dengan seling baja.

“Biar kalau goyang tidak terlalu kuat, karena ada penahan empat seling di kanan dan kiri jembatan yang diikat ke tiang, “ ujar salah satu petugas di lapangan.

Jembatan gantung tersebut juga akan dilengkapi dengan pagar besi pada dinding kanan dan kiri jembatan. Ketinggian jembatan menyesuaikan, supaya masyarakat setempat maupun pendatang lebih nyaman melintasinya.

Putus Dihantam Banjir Mei 2024

Dua tahun lalu, persisnya pada 7 Mei 2024 jembatan gantung yang sudah berusia uzur itu, harus menyerah terhadap keganasan alam. Kiriman air dari hulu sungai Ogan, membuat debit sungai ogan di Desa Pusar meluap dahsyat.

Banjir yang tak pernah melanda kawasan, pada hari itu tak hanya menggenangi pemukiman, tapi merusak jembatan gantung. Jalan raya provinsi, nasibnya juga sama.

Jembatan gantung yang menjadi akses utama warga, ambruk. Seling jembatan terpelintir ditabrak kayu besar yang dihanyutkan air sungai.

Lantai kayu jembatan yang mulai lapuk terjun ke sungai. Tiang pilon jembatan mengalami retakan hebat, karena tak mampu menahan beban jembatan.

Layanan Kantor Desa Pindah, Penyeberangan Pakai Perahu Karet

Pasca bencana itu, pemerintah Desa Pusar memindahkan layanan kantor desa ke rumah kontrakan milik Kepala Desa Pusar, Zainuddin.  Hal ini dilakukan agar layanan pemerintah tetap berjalan, tanpa kendala akses.

Pemindahan peralatan kantor desa terpaksa dilakukan, agar layanan terhadap masayrakat pasca bencana tetap berjalan normal meski kondisinya setengah darurat.

Nah selama dua tahun, warga yang hendak beraktifitas ke seberang sungai menggunakan perahu pinjaman BPBD OKU yang disiagakan di tepi sungai.

Perahu tersebut dioperasikan warga setempat yang tugasnya hanya menyeberangkan warga dari sisi sungai ke sisi lainnya secara horizontal.

Alhamdulillah, Jembatan Baru di Hari Fitri

Jembatan gantung yang dibangun Kodim 0403 OKU dalam waktu dekat akan segera rampung. Masyarakat Desa Pusar sudah sangat lama menantikan jembatan yang menghubungkan dua kawasan.

“Alhamdulillah jembatan baru sebelum lebaran. Tidak repot lagi harus nyeberang pakai perahu, “ ujar Nila, salah satu warga Dusun IV, Rabu 4 Maret 2026.

Semoga saja, jembatan gantung dengan empat tiang pilon bercat merah putih ini, akan segera dioperasikan. (13)

 

 

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di Google News