Lavor Pak !!! Pertigaan STM Rusak Parah, Pernah Diperbaiki Warga Tapi Rusak Lagi
Baturaja Timur – Rusaknya badan jalan di pertigaan simpang STM jln. Imam Bonjol Desa Air Paoh, kian parah. Bahkan kondisi tersebut sudah lama, dan terkesan dibiarkan berlarut tanpa perbaikan.
Kerusakan badan jalan yang berada di pertigaan jalan menurun, sangat jelas menyulitkan pengendara. Khususnya pengendara roda tiga dan roda dua.
Kondisi jalan makin parah, karena luapan air yang mengalir di pertigaan tersebut. Bahkan ada yang
Air tersebut berasal dari drainase arah RS Holindo dan STM yang tumpah ke badan jalan, menyeberang ke drainase.
Pantauan di lokasi, kendaraan yang melintas di lokasi tersebut, tidak bisa saling mendahului. Rata-rata mereka mengurangi kecepatan laju kendaraan, untuk menghindari kecelakaan.
Hendra, warga RS Holindo menyebut, kerusakan jalan sudah terjadi sejak empat bulan lebih. Kerusakan itu, kata dia, bukan kali pertama.
“Dulu pernah rusak sampai dua tahunan. Terus ada perbaikan, ” ujarnya.
Ayah dua anak ini menyebut, perbaikan yang dilakukan pada medio 2023. Perbaikan itu, kata dia, merupakan swadaya masyarakat.
“Perbaikan jalan, warga yang melakukan dengan gotong royong. Jalan ditambal dengan adukan semen, tapi sekarang sudah rusak lagi, ” ungkapnya.
Perbaikan, karena warga sekitar peduli dengan masyarakat pengguna jalan. Sebab, tak sedikit, jalan yang berada di pertigaan simpang STM itu menumbangkan pengendara motor.
“Kalau dari pemerintah setahu ku belum ada. Perbaikan tidak pernah sampai ke sana, padahal jalan itu sangat aktif, khususnya pada hari aktif Senin hingga Sabtu, ” tuturnya.
Al, warga Desa Air Paoh mengaku kerusakan jalan di jalur tersebut cukup banyak. Namun yang parah ada di pertigaan STM Baturaja.
“Itu baru jalan, belum drainase yang mampet di dekatnya. Air yang tumpah ke jalan itu memicu kerusakan aspal, ” sebutnya.
Karyawan swasta di perusahaan distributor ini menyebut, kendaraan roda empat yang dikemudikannya, tak jarang terjebak di salah satu lubang.
“Karena mobil boks, jadi kalau masuk lubang suara berisik. Kadang warga sekitar menduga ada yang kecelakaan, ” tuturnya menceritakan pengalamannya.
Seharusnya, saran dia, jalan tersebut diperbaiki bersamaan dengan perbaikan drainase di kanan kiri jalan.
“Kalau drainase tidak diperbaiki, jalan yang sudah diperbaiki juga akan rusak lagi, ” pesannya. (13)












