Aksi begal tergolong sadis terjadi di Palembang. Tangan seorang Ema emak penjual tahu Bernama Yunita (35) nyaris putus di sabet begal.
Korban bernama Yunita (35), warga Perumahan Griya Lebak Murni, Jalan Lebak Murni, Kelurahan Sako Baru, Kecamatan Sako.
Foto korban sempat viral di media social. Luka di tangan tangan korban tampak menganga. Luka yang di alami Yunita di kabarkan karena ia melawan kawanan begal.
Dalam foto itu, korban nampak mengenakan baju dan celana merah tengah duduk di tempat tidur rumah sakit dengam posisi tangan kiri di infus dan tangan kanan di balut perban.
Di foto lain, nampak juga luka robek mengangga yang di alami Yunita usai melawan begal, sebelum mendapat tindakan medis.
Begal ; Pelajar Pulang Sekolah Dibegal Pakai Celurit, Pelakunya Satu Desa di OKU Timur
Kasus pembegalan yang di alami Yunita itu terjadi saat ia melintas di Jalan H Amaluddin, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sako.
Aksi begal sadis yang di alami Yunita terjadi saat ia baru pulang dari pasar usai berjualan tahu. Tepatnya pada Rabu (30/8/2023) sekitar pukul 05.00 WIB.
Namun tiba-tiba korban di pepet oleh pelaku. Salah satu pelaku mencoba mengambil motor korban dengan menghantam kepala korban dan membacok pergelangan tangannya.
Meskipun terluka parah, Emak emak ini tetap gigih mempertahankan kendaraannya. Berkat keberaniannya, korban selamat dari insiden berdarah tersebut.
Ketiga pelaku pun melarikan diri. Sementara Yunita di bawa keluarga ke Rumah Sakit (RS) Hermina untuk mendapatkan perawatan dari tim medis.
Berhasil Gagalkan Begal
Kasus ini pun di laporkan suami Yunita, Suryanto ke Polsek Sako. Kapolsek Sako Kompol Sulis Pujiono mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dari suami korban. “Benar, kami sudah menerima laporan suami korban, dan saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan serta melakukan olah TKP,” ucap Kapolsek seperti di kutip dari detiksumbagsel.com
Berdasarkan laporan dan hasil olah TKP, pelaku terdiri dari tiga orang. Mereka langsung memepet korban.
Saat itu, Yunita terkejut dan panik. Karena firasatnya sudah tidak enak, ia pun lalu memacu motornya dan tancap gas meninggalkan para pelaku.
“Melihat korban mencoba kabur, terduga pelaku mengejar korban. Saat itulah korban di bacok di bagian tangannya,” katanya.
Meski sudah mengalami luka robek menganga di tangan kanannya, korban berusaha melawan para pelaku dan mencoba menyelamatkan diri serta mempertahankan motornya.
“Mendapat perlawanan dari korban, terduga pelaku yang panik langsung kabur meninggalkan korban. Pelaku tak sempat merampas motor korban,” katanya. (**)











