Maret 2024, Tarif Listrik Naik ?
BATURAJA TIMUR – Beredar kabar tarif listrik akan naik mulai Maret 2024. Kabar tersebut berhembus di tengah melambungnya harga kebutuhan pokok.
Tentu saja kabar tersebut ditanggapi serius warga. Terlebih, sejak awal tahun harga kebutuhan sangat tidak bersahabat dengan masyarakat kecil.
“Naiklah galo (harga). Beras, telur, gula, kopi bubuk. Sekalian BBM, biar puas kalau liat masyarakat susah, ” gerutu Nur, Ibu Rumah Tangga (IRT).
Warga Kelurahan Talang Jawa ini mengaku, dengan naiknya tarif listrik pasca bayar, bisa dipastikan akan berdampak juga ke harga token listrik (pra bayar).
“Jangan neman nian, bantuan lah dak dapat, ditambah harga-harga nak naik galo pulo, ” tuturnya.
Manager ULP PT PLN Baturaja Iswandi dikonfimasi Selasa (26/2) siang via seluler menyebut, belum menerima info dari pusat (PLN).
“Belum ada official dari PLN nya pak. Belum ada pak, ” jawabnya singkat.
Sebelumnya, informasi terkait isu kenaikan tarif listrik sudah berhembus sejak awal tahun. Hanya saja isu tersebut dibantah Kementerian ESDM.
Meski telah dibantah, namun informasi yang kadung menyebar, justru membuat masyarakat panik.
Soal kenaikan tarif listrik per Maret 2024, dibantah PLT Direktur Jendral Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Jisman Parada Hutajulu.
Jisman mengatakan, tarif listrik Januari – Maret 2024 sudah ditentukan pada Desember 2023. Ketika itu diputuskan, tarif listrik tidak naik, karena berbagai pertimbangan.
“Tarif listrik Januari – Maret 2024 tetap. Ini untuk menjaga daya saing pelaku usaha serta menjaga inflasi, ” katanya.
Tarif listrik tidak akan berubah untuk 13 golongan pelanggan non subsidi dan 25 golongan pelanggan subsidi.
Penetapan tarif listrik Januari – Maret 2024 disesuaikan Permen ESDM No. 8 tahun 2023 tentang perubahan kelima atas Permen Energi dan Sumber Daya Mineral No 28 tahun 2016 tentang tarif tenaga listrik yang disediakan PLN.
Inilah rincian tarif listrik bulan Maret tahun 2024 :
Golongan R-1/TR daya 900 VA-RTM, Rp 1.352,00 per kWh
Golongan R-1/TR daya 1.300 VA, Rp 1.444,70 per kWh
Golongan R-1/TR daya 2.200 VA, Rp 1.444,70 per kWh
Golongan R-2/TR daya 3.500 VA s.d 5.500 VA, Rp 1.699,53 per kWh
Golongan R-3/TR daya 6.600 VA ke atas, Rp 1.699,53 per kWh
Golongan B-2/TR daya 6.600 VA s.d 200 kVA ke atas, Rp 1.444,70 per kWh
Golongan B-3/ Tegangan Menengan (TM) daya di atas 200 kVA Rp 1.114,74 per kWh
Golongan I-3/ Tegangan Menengan (TM) daya di atas 200 kVA Rp 1.114,74 per kWh
Golongan I-4/ Tegangan Tinggi (TT) daya 30.000 kVA ke atas Rp 996,74 per kWh
Golongan P-1/ TR daya 6.600 VA s.d 200 kVA Rp 1.699,53 per kWh
Golongan P-2/ TM daya di atas 200 kVA Rp 1.522,88 per kWh
Golongan P-3/ TR untuk penerangaan jalan umum Rp 1.699, 53 per kWh
Golongan L/ TR,TM,TT Rp 1.644, 52 per kWh
(ofa)







